Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Harga kWh Subsidi dan Non Subsidi di Tubaba Masih Tinggi

200
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Salah satu warga Tiyuh Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tubaba yang memasang kWG non subsidi. Foto: Doc Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat –┬áHarga kWh Subsidi maupun Non Subsidi dengan daya 900 di Wilayah Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) terhitung masih tinggi. Bagaimana tidak, kWh yang diketahui dikeluarkan oleh PT PLN Rayon Pulung Kencana ini dibandrol dengan harga Rp3,5 juta untuk kWh Subsidi sementara untuk kWh Non Subsidi seharga Rp3 juta.

Harga per kWh senilai itu didapatkan oleh ratusan masyarakat di Tiyuh Tri Tunggal Jaya Kecamatan Gunung Agung. Pemasangan kWh itu dilakukan pada awal tahun 2018 lalu.” Pemasangan kWh ini pada tahun kemaren mas, sekitar bulan Januari. Bulan itu juga pelunasan pembayaran,”kata salah seorang warga Tiyuh Tri Tunggal Jaya yang mendapatkan kWh Non Subsidi, Sabtu (9/3/2019).

“Kami kan bayarnya ada yang dua kali pembayaran, bayar pertama tahun 2017, dan kWh keluar tahun 2018 itu sekaligus pemasangan kWh, pemasangannya bareng serempak mas. Ya segitu mas (Rp3 juta), terhitung mahal mas, tapi mau gimana lagi,”sambung warga lain.

Begitu pula yang disampaikan oleh warga lain yang mendapatkan kWh Subsidi. Menurut beberapa warga ini, mereka membayar lebih dari warga yang mendapatkan kWh Non Subsidi.” Kalau yang non subsidi kan 3 juta, kalau kami yang Subsidi bayar 3 juta diminta lagi 500 ribu jadi 3,5 juta” terang warga.

Hal ini diakui juga oleh Samino, Kepalou Tiyuh Tri Tunggal Jaya. Menurut dia, semua urusan PLN tersebut diurus oleh Tim Panitia dan Biro.” Ya memang begitu mas, tapi urusan itu panitia sama bironya mas. Langsung aja ke mereka, karena mereka tinggal dirumah saya ini lama, nggak bayar kontrakan cuma numpang aja,” ucap dia.

Sekretaris Tiyuh sekaligus Tim Panitia Pemasangan kWh setempat, Tri Mulyanto juga membenarkan jika harga kWh tersebut sudah disepakati.” Kalau penerima atau Warganya sebanyak 280 kWh, itu seluruh mas, tapi yang setor ke Biro uangnya Rp2,7 sampai Rp3 juta juta per kWh,” kata dia.

Arya, Biro PLN saat dihubungi mengaku jika harga kWh sebesar itu disesuaikan dengan pembelian kWh ke PLN Rayon Pulung Kencana.” Iya, tapi uangnya kan disetor ke PLN Rayon Pulung Kencana itu sebesar Rp2 juta,” tukasnya. (Irawan/Bas/Lucky)

Facebook Comments