Beranda Bandar Lampung

IKLH Sebut Kondisi Tutupan Lahan di Lampung Waspada, Kepala Dishut: Hutan Lampung Makin Membaik

110
Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung Syaiful Bachri. Foto: Erik/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung Syaiful Bachri menyebutkan tutupan lahan di Provinsi Lampung yang dianggap dalam kondisi waspada menurut Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) merupakan penilaian secara keseluruhan dari bentang alam yang ada.

“Menurut saya kelihatannya penilaian lebih banyak yang di luar hutan negara, itu kan ada pemukiman, sawah mungkin dimasukkan semua jadi disebut kritis. Jadi bukan hanya tutupan yang dari hutan, dia tutupan lahan se-Provinsi Lampung,” ujar Syaiful kepada Kupas Tuntas, Minggu (10/3/2019).

Syaiful menerangkan, untuk kondisi kawasan hutan di Lampung dengan luas 1.004.735 hektare saat ini sudah mulai ada perbaikan dengan tren persentase kerusakan menurun menjadi kurang dari 50 persen.

Adanya perbaikan kawasan hutan tersebut, kata dia, merupakan peran serta dari masyarakat sekitar hutan yang mengelolanya lewat akses resmi dalam bentuk izin perhutanan sosial.

“Provinsi Lampung hanya memiliki kawasan hutan sebanyak 28,5 peresen, sedangkan 71,5 persen adalah di luar hutan. Maka kami mengupayakan ada peningkatan perbaikan lewat perhutanan sosial, karena mereka menanam. Hutan sosial kita sekarang sudah lebih dari 200 ribu hektare,” paparnya.

Dalam mengelola hutan sosial masyarakat diminta untuk tetap menjaga fungsi hutan meski mereka diperbolehkan untuk mengambil hasil dari pohon bukan kayu seperti buah atau getahnya.

“Masyarakat mengelola hutan karena kebutuhan lahan untuk usaha, sementara lahan di luar tetap, jumlah penduduk menambah, sehingga mereka masih merambah hutan. Kalau tidak banyak pohon kita minta untuk ditambah pohon-pohon tinggi,” katanya.

Selain perbaikan kawasan hutan lewat perhutanan sosial, Dinas Kehutanan tahun 2019 mendapat program dari pemerintah pusat yakni penanaman pohon di lokasi hutan lindung Provinsi Lampung dengan luas target 16.500 hektare.

Seperti diketahui, Kementerian LHK beberapa waktu lalu merilis IKLH dari tiap provinsi. Data ini merupakan hasil pemantauan selama 2015 sampai dengan 2018. Secara nasional IKLH negara berada pada posisi stabil yaitu pada kualitas cukup baik.

Untuk kondisi tutupan lahan, Provinsi Lampung termasuk dalam kondisi waspada karena luas tutupan lahannya semakin sedikit. Selain Lampung, beberapa daerah lainnya yang juga masuk dalam kategori waspada adalah Sumatera Selatan, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa barat, DI. Yogyakarta, Banten dan Bali. (Erik)

Facebook Comments