Beranda Bandar Lampung

Bandara Radin Inten II Dikelola AP II, Polana: Sedang dalam Proses KSP

42
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/13-3.jpg
Bandara Radin Inten II. Foto: Tampan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Presiden Joko Widodo telah meresmikan Terminal Baru Bandara Internasional Radin Inten II, Jumat (8/3/2019). Jokowi menargetkan dalam waktu 2 minggu setelah peresmian sudah ada penerbangan internasional dari dan ke Lampung.

Untuk perluasan bandara kedepannya, Jokowi meminta Menhub untuk menyerahkan kepada Angkasa Pura (AP) II agar pengelolaannya lebih cepat. Sehingga anggaran Kemenhub bisa konsentrasi ke bandara-bandara yang lainnya.

Ditaretkan, Bandara Radin Inten II sepenuhnya akan dioperasikan oleh PT AP II mulai April mendatang. Pengelolaanya diserahkan oleh Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub kepada AP II melalui pola Kerjasama Pemanfaatan (KSP) Aset Barang Milik Negara selama 30 tahun.

Terkait pengelolaan bandara kepada pihak AP II, Polana menyatakan saat ini sedang dalam proses KSP. Nantinya pengelola bandara di wilayah Barat Indonesia itu yang akan berinvestasi untuk pengembangan selanjutnya.

Sementara, pihak AP II mengungkapkan alasan yang belum mengambil alih pengelolaan Bandara Internasional Radin Inten II dari Kemenhub. Direktur Utama AP II M. Awaluddin mengatakan saat ini mereka masih menunggu verifikasi aset barang milik negara oleh Kementerian Keuangan.

“Setelah verifikasi aset, tahapan berikutnya ketemu nilai asetnya,” ujar Awaluddin.

Bila langkah verifikasi tersebut kelar, pihak-pihak terkait akan menentukan rumus bagi hasil. Awaluddin mengatakan sedianya verifikasi aset ditargetkan selesai pada triwulan I tahun ini. Namun, karena kendala teknis, waktu penyelesaian proses verifikasi disinyalir akan mundur.

Setelah pengelolaan diambil alih, AP II akan menawarkan janji membenahi infrastruktur bandara. Di antaranya menambah panjang lintasan, overlay, apron, dan taxiway. “Kalau gedung terminal sepertinya tidak karena masih baru dan bagus. Jadi penambahan fasilitas saja,” ucap Awaluddin. (Erik)

Kini Bandara Radin Inten II memiliki panjang runway 3.000 m x 45 m, tetapi yang beroperasi efektif hanya sepanjang 2.770 m. Adapun, luas apron 545 m x 110 m berkapasitas 12 parking stand yang dapat melayani pesawat sejenis Boeing 737-900 ER. Terminal bandara dengan luas 9.650 m² tersebut dapat menampung 3 juta penumpang per tahun atau 8.000 penumpang per hari. (Erik)

Facebook Comments