Beranda Bandar Lampung

Gelombang Setinggi 4 Meter Ancam Perairan Lampung

125
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi gelombang tinggi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini adanya gelombang tinggi yang mencapai 4 meter hingga 6 meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Di wilayah perairan barat Provinsi Lampung, gelombang setinggi 4 meter atau dikategorikan gelombang tinggi ini berpeluang terjadi hingga Jumat (16/3/2019). Tepatnya dari perairan Enggano, Mentawai, Lampung, hingga Selat Sunda bagian selatan.

Gelombang tinggi juga terjadi di Perairan Selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumbawa, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB, Perairan utara Biak, Perairan Utara Jayapura-Sarmi, dan Samudera Pasifik Utara Papua Barat hingga Papua.

Sedangkan di wilayah Indonesia selatan, dari arah barat daya-barat laut dengan kecepatan lebih tinggi, yakni sebesar 4-35 knot. Berdasarkan pantauan BMKG, kecepatan angin tertinggi berada di perairan Kepulauan Halmahera dan perairan utara Papua Barat-Papua. Tak hanya itu, teridentifikasi juga pola tekanan rendah sebesar 1.008 hPa di Samudera Hindia selatan Jawa Barat dan 1.010 hPa di Laut Arafuru bagian barat.

Perlu diketahui, pola tekanan ini mengakibatkan adanya sirkulasi Edy di Samudera Hindia barat Aceh. Sirkulasi Edy adalah sirkulasi di atmosfer berupa pusaran angin dengan durasi harian. Biasanya jika suatu daerah terdapat Edy maka cenderung akan turun banyak hujan.

Menilik adanya gelombang tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia, BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu tetap waspada. Kemudian, bagi masyarakat yang bermata pencaharian sebagai nelayan juga diberikan saran-saran terhadap kesehatan pelayaran.

Kepala Stasiun BMKG Maritim Lampung, Sugiono mengatakan, warga Lampung perlu mewaspadai potensi hujan lebat yang masih akan bisa terjadi hingga 17 Maret mendatang. Curah hujan yang masih tinggi ini berpotensi untuk terjadi banjir. Terutama untuk daerah-daerah yang selama ini dikenal daerah rawan banjir.

“Potensi hujan lebat ini di wilayah kabupaten Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, Pesawaran, Lampung Barat, Pesisir Barat, Way Kanan, Lampung Utara dan Lampung Tengah pada sore, malam dan dini hari,” kata dia. (Kps/Tampan)

Facebook Comments