Beranda Bandar Lampung

Kepala Dinas PMD: Perangkat Desa Jangan Bergantung pada Pendampingan

79
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung Yuda Setiawan saat diwawancara usai menghadiri upacara peringatan hari jadi Provinsi Lampung ke-55 tahun, di lapangan Korpri, Selasa (19/3). (Foto: Erik/Kupastuntas.co)

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Alokasi dana desa tahun 2019 tahap pertama mulai disalurkan oleh pemerintah pusat ke beberapa rekening desa. Provinsi Lampung tahun ini mendapatkan total alokasi anggaran sebesar Rp2,4 triliun lebih dengan penyaluran sebanyak tiga tahapan.

Meski begitu penyaluran dana desa tahap pertama tahun ini mengalami keterlambatan dari target penyaluran keseluruhan yakni Januari-Februari, akan tetapi sampai kini proses penyaluran terkendala lantaran masih menunggu ketentuan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Lampung, Yuda Setiawan mengatakan, keberhasilan pembangunan di desa lewat pemanfaatan dana desa tidak terlepas dari peran pendamping desa, namun dia mengingatkan kepada seluruh perangkat desa agar tidak selalu tergantung pada pendamping desa.

“Ketika pendampingan itu menciptakan ketergantungan, berarti proses pendampingan itu dianggap gagal. Kan pemberdayaan itu memberikan porsi lebih kepada stakeholder yang ada di desa untuk terlibat aktif dalam perencanaan, implementasi, dan pertanggungjawaban. Itulah makna dari pendampingan,” jelas Yudha, Selasa (19/3).

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa adanya kertegantungan perangkat desa kepada pendamping desa malah akan berdampak buruk bagi pembangunan potensi desa. Sebab ketika seorang pendamping tak lagi bertugas maka proses pemberdayaan menjadi menurun.

“Pendamping hanya untuk memfasilitasi saja, memberikan clue, memberikan skills, peningkatan kapasitas kepada perangkat desa. Itu yang selalu kita tanamkan kepada pendamping dan perangkat desa sehingga nanti ada kemandirian di desa tersebut,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya dibutuhkan peningkatan kapasitas pendamping desa dari waktu kewaktu agar bisa menguasai setiap tupoksinya. Pendamping desa bertugas dalam implementasi seluruh elemen dari Undang-Undang desa.

Dari itu dibalik terbatasnya anggaran, pihaknya tetap mengupayakan untuk peningkatan kapasitas pada pendamping desa. (Erik)

Facebook Comments