Beranda Bandar Lampung

Surat Suara Kurang 81.122, KPU Lampung Targetkan Distribusi Mulai April

36
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono. Foto: Sule/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Lampung mencatat 81.122 surat suara yang kurang di 13 Kabupaten/kota se-Lampung. Kekurangan tersebut merupakan jumlah kumulatif dari surat suara rusak dan kurang setelah hasil sortir dan pelipatan yang dilakukan KPU Kabupaten-kota.

Ketua KPU provinsi Lampung Nanang Trenggono mengatakan, kekurangan surat suara terbanyak terdapat di kabupaten Lampung Timur yakni sebanyak 11.612 surat suara dari total kebutuhan surat suara sebanyak 4.037.820, dan kedua yakni kabupaten Tulang Bawang sebanyak 10.354 surat suara dari jumlah kebutuhan sebanyak 1.473.880 surat suara.

“Untuk jumlah kekurangan surat suara sebanyak 81.122 itu belum ditambah dengan KPU Bandar Lampung dan juga Lampung Selatan, karena masih dalam proses pelipatan, dan ditargetkan akhir Maret ini akan diselesaikan,” ungkapnya saat ditemui di kantor KPU Bandar Lampung, Selasa (19/03/2019).

Namun menurut Nanang, sebenarnya proses penjumlahan kekurangan surat suara ini sudah selesai hanya menunggu data dari Bandar Lampung dan Lampung selatan, maka dari itu akhir Maret ini diusahakan untuk selesai, sehingga masuk awal April akan dilakukan pendistribusian.

“Awal April ini dimulai bimtek (Bimbingan Teknis) PPK (Panitia Penyelengara Kecamatan)  artinya supaya KPU kabupaten/kota tidak terpecah fokusnya, kita coba kejar tetapi tidak janji,  tetapi pasti selesai, karena kekurangnnya tidak banyak.

Hanya saja kekurangan suara ini mesti dirinci per-surat suaranya,” ujarnya.

Nanang juga mengatakan,  kalau penggantian surat suara biasanya lebih cepat pengirimannya karena melalui jalur udara atau JNE. Hal tersebut pernah dilakukan saat pengalaman pilgub 2014 itu dapat dari Kudus. misalnya KPU kirim malam ini fax kekurangan, besok pagi sudah diambil di bandara bersama dengan kepolisian.

“Kalau Penggantian ini lebih mudah, cuman perlu waktu terkait perincian kekurangannya,  seperti surat presiden berapa kekurangannya,  DPR RI berapa, gitu,” ujarnya. (Sule)

Facebook Comments