Beranda Daerah Lampung Pringsewu

100 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Pringsewu Segera di Bedah

100
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Pringsewu – Sebanyak 100 unit rumah warga tidak layak huni di Bumi Jejama Secancanan akan dibedah melalui Program RTLH yang bersumber dari APBD Kabupaten Pringsewu tahun 2019.

Kepala Dinas Sosial Pringsewu Bambang Suharmanu menjelaskan, saat ini masih dalan proses administrasi. “Insya Allah bulan April, sebab surat perintah membayar (SPM) dari BPKAD sudah keluar, tinggal kirim ke rekening masing masing penerima RTLH,” ungkap Bambang, Rabu (20/3).

Menurut dia, 100 rumah yang akan dibedah merupakan usulan dari tahun 2018 dengan melewati tahapan mulai dari verifikasi administrasi dan verifikasi fisik yang dilakukan oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). “Nilainya sebesar Rp15 juta per unit rumah,” jelasnya.

Dikatakan Bambang, penerima bantuan RTLH harus memiliki KTP Pringsewu yang masih berlaku, kondisi rumah tidak permanen/rusak, dinding dan atap terbuat dari bahan yang mudah rusak, lantai tanah/semen dalam kondisi rusak, tidak memiliki fasilitas kamar mandi cuci dan kakus. “Serta memiliki bukti kepemilikan tanah, baik SKT, sertifikat atau Sporadik, serta terdaftar pada basis data terpadu (BDT) Kemiskinan Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.

Sementara untuk aturan penggunaan uang, lanjut dia, pembelanjaan (pembelian) bahan bangunan harus disertai kwitansi dan nota di toko mana bahan dibeli. “Tidak boleh digunakan untuk membayar upah tukang serta tidak boleh untuk pembelian peralatan kerja,” tutupnya.

Berikut ini jumlah penerima RLTH per kecamatan, Adiluwih 11 unit, Ambarawa 8 unit, Banyumas 5 unit, Gadingrejo 21 unit, Pagelaran 13 unit, Pagelaran Utara 9 unit, Pardasuka 12 unit, Pringsewu 10 unit dan Kecamatan Sukoharjo 10 unit rumah. (Manalu)

Facebook Comments