Dosen UIN Ditahan Terkait Dugaan Pelecehan Seksual, Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dosen Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) berinisial SH ditahan di Polda Lampung karena diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada mahasiswinya, Jumat (22/3).
Menyikapi hal ini, kuasa hukum sang dosen Muhammad Suhendra mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Itu dilakukan Senin (25/3).
"Kami harap pimpinan Polda Lampung mengabulkan permintaan itu," ujar Muhammad Suhendra di Mapolda Lampung.
Penangguhan penahanan ini dilakukan dengan memberikan jaminan kepada Polda Lampung sebagai persyaratan jikalau sang dosen melarikan diri.
"Kita pasti penuhi syarat itu. Yang pasti ada seseorang yang dijadikan jaminan atas permintaan ini. Dan kami akan merahasiakannya, tapi yang jelas ada," terang dia.
Dia menerangkan, bahwa terkait status kepegawaian sang dosen nantinya ditetapkan setelah adanya putusan pengadilan yang inkrah. Setelah itu barulah diputuskan apakah sang dosen dipecat atau tidak.
Dosen ini sendiri ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan berdasarkan surat laporan dari korban yang tertuang dalam LP/B-1973/XII/2018/LPG/SPKT, Polda Lampung.
Penyidik telah melakukan prosedur hukum yang sesuai setelah memeriksa sejumlah saksi termasuk saksi ahli. Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap perkara ini sendiri sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. (Kardo)
Tonton Juga :
Pasca Teror di Selandia Baru, MUI : PUBG Game Haramhttps://youtu.be/B9PZQSD0zro
Berita Lainnya
-
LDII Lampung: Kurban Naik 14 Persen di Tengah Tantangan Ekonomi, FKUB Soroti Tingginya Kerukunan Umat
Rabu, 27 Mei 2026 -
Berbagi di Idul Adha, PTPN I & PTPN IV Regional 7 Sembelih 6 Sapi dan 12 Kambing Qurban
Rabu, 27 Mei 2026 -
DPD PDI Perjuangan Lampung Salurkan 11 Sapi dan 3 Kambing untuk Kurban Idul Adha
Rabu, 27 Mei 2026 -
Sejarah! Salat Idul Adha dan Qurban Perdana Digelar di Masjid Agung Al-Hijrah Kota Baru Lampung
Rabu, 27 Mei 2026








