Sekda Fredy Minta Desa Segera Ajukan Pencairan Dana Desa Tahap Pertama
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Ir Fredy SM meminta kepada pihak desa untuk segera memproses pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2019.
Pasalnya, dana segar untuk mendukung pembangunan di desa itu telah dikirim oleh pemerintah pusat melalui Kas Daerah (Kasda) Lampung Selatan.
Saat diwawancarai di areal Mesjid Agung Kalianda, kemarin, Fredy sempat mengaku belum tahu bila anggaran DD tahap pertama sebesar 20 persen itu telah masuk ke Kasda Pemkab Lampung Selatan.
"Nah, duluan wartawan yang tahu dari pada kita. Kalau memang sudah ditransfer, ya kita minta desa untuk segera memproses pengajuan dong, agar bisa segera dicairkan," ujarnya.
Mantan Sekdakab Pesisir Barat itu juga mengimbau, agar pihak desa dapat menggunakan dana itu sesuai dengan peraturan yang berlaku, demi mendorong kemajuan desa.
"Aturan untuk (DD) ini sudah jelas, jadi jangan disalahgunakan," tekan Fredy.
Diberitakan sebelumnya, Kasi Pengelolaan Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lampung Selatan M Iqbal Fuad menjelaskan bila, DD tahap pertama sudah ditransfer oleh pemerintah pusat.
Hal itu diketahuinya berdasarkan informasi dari pihak Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Selatan.
Sayangnya, saat dikonfirmasi kembali pada awal pekan kemarin, Iqbal menyebut belum juga ada desa yang mengajukan proposal pencairan DD tahap pertama itu.
Ia menjabarkan, syarat-syarat agar DD tahap pertama sebesar 20 persen tersebut dapat dicairkan antara lain surat permohonan pencairan DD tahap pertama kepada bupati Cq DPMD dan diketahui camat, surat pernyataan pertanggungjawaban dana, SPJ pertanggungjawaban DD anggaran sebelumnya kepada camat, peraturan desa tentang APBDes, RPJMDes, rincian penggunaan DD tahap pertama sebesar 20 persen diketahui camat.
Selanjutnya, laporan penyerapan dan capaian output penggunaan DD tahun sebelumnya dengan dokumen bukti laporan kegiatan yang diketahui camat dan laporan bukti perkembangan aset tetap empat tahun terakhir dan aset bergerak desa selama dua tahun terakhir. (Dirsah)
Berita Lainnya
-
Operasi Pasar MinyaKita di Pasar Pasir Gintung Diserbu Warga
Selasa, 12 Mei 2026 -
Banyak Karangan Bunga di Lokasi Tewasnya Brigadir Arya Supena, Toko Baru Pasang CCTV Pascakejadian
Senin, 11 Mei 2026 -
Aksi Tawuran Marak, Disdikbud Lampung Intensif Awasi Sekolah Rawan
Senin, 11 Mei 2026 -
Polda Tunggu Audit BPKP untuk Tetapkan Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Honorer di Metro
Senin, 11 Mei 2026








