Beranda Bandar Lampung

Kejati Lacak Aset Alay yang Dikuasi Bank

58
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares
Sugiarto Wiharjo alias Alay saat dieksekusi tim Kejaksaan di salah satu hotel di Tanjung Benoa, Bali. Foto : Detik.com

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung tengah melacak sejumlah aset milik Sugiarto Wiharjo alias Alay yang telah dikuasai maupun telah dilelang oleh bank.

“Aset-aset Alay masih kita lacak nanti kita lihat penguasaannya oleh orang-orang yang merasa membeli dari siapa. Dari beberapa pelacakan kami, ada juga yang dikuasai oleh bank kemudian dilelang,” kata Asisten Pidana Khusus (Aspidus) Kejati Lampung Andi Suharlis, Rabu (3/4/2019).

Andi mengatakan, pihaknya bersama tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meninjau kembali lelang yang dilakukan oleh pihak bank, apakah sudah sesuai dengan prosedur atau tidak. Peninjauan itu guna menghindari upaya adanya menyembunyikan aset atau mengalihkan aset secara tidak jujur.

“Banyak temuan kita bersama KPK. Kemarin ada 16 temuan dan sekarang bertambah karena KPK punya datanya. Nanti akan kita sampaikan bersama penanganan kasus kendaraan dinas Lampung Timur,” kata dia.

Ia menambahkan, aset yang sudah di peroleh dan betul-betul bisa dilakukan sita eksekusi nantinya akan diserahkan ke Asisten Pembinaan untuk dilelang. Hasil dari lelang tersebut nantinya akan dijadikan sebagai kompensasi uang pengganti.

“Alay juga selama ini kooperatif dan mau menunjukkan ke kita soal keberadaan asetnya,” ujarnya.  Dari beberapa aset Alay yang telah disita, Andi memprediksi untuk kerugian yang telah dibuat Alay akan cepat tertutup dan tidak ada kekurangan.

“Prediksi kita cukup, karena informasinya dari aset itu lumayan besar. Ada satu titik yang bisa kita lelang mencapai Rp30 miliar,” terangnya.

Diketahui, Kejati Lampung telah menyita sebanyak 16 aset milik Alay yang berada di wilayah Provinsi Lampung. Sebanyak 16 aset yang telah disita oleh Kejati Lampung di antaranya terdapat di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesawaran, Tulangbawang, Lampung Selatan, dan Lampung Timur. Salah satu aset Alay di Provinsi Lampung yang telah ditemukan di Kabupaten Lampung Timur berupa tanah seluas 40 hektare.

Kejati Lampung juga sedang melakukan koordinasi terhadap pihak-pihak terkait seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), bank, dan keluarganya untuk menelusuri aset milik Alay.

Kejatil Lampung pun memburu aset Alay hingga ke luar Lampung. Aset Alay yang berada di luar Lampung seperti Bali, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, telah dilacak oleh tim Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. (Ant)

Facebook Comments