Beranda Bandar Lampung

Gubernur Ridho: Jangan Ada Perpindahan Suara

48
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares
https://www.kupastuntas.co/files/IMG-20180702-WA0059.jpg
Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo. Foto: Erik/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –¬†Gubernur Lampung M Ridho Ficardo meminta seluruh jajaran pengamanan dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) untuk bersama-sama menjaga kondusifitas pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019.

Menurut Ridho, pemilu secara serentak tahun 2019 ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah pesta demokrasi di Indonesia. Sehingga, dibutuhkan tenaga yang ekstra dalam proses pengamanannya.

“Kalau ada suatu hal terjadi, kita tidak bisa meminta bantuan dari luar. Karena di tempat lain juga melakukan hal yang sama. Sehingga seluruh elemen harus bisa bersama-sama menjaga keamanan saat pemilu,” kata Ridho saat memberi pengarahan kepada Forkopimda, Polri, TNI dan penyelenggara pemilu usai melaksanakan video conference dengan Kementerian Dalam Negeri RI dalam rangka kesiapan pemilu serentak 2019 di ruang rapat utama kantor Gubernur Lampung, Rabu (10/4/2019).

Ridho mengingatkan, penyelenggara pemilu agar bisa menjaga perolehan suara jangan sampai ada kecurangan baik itu di Pilpres maupun di Pileg yang bisa berdampak pada situasi kerawanan.

“Perkara siapa yang menang dan jadi itu sudah takdirnya masing-masing, tetapi tugas kita menjaga betul-betul jangan sampai ada satu suara pun yang berpindah. Karena bisa menimbulkan kerusuhan sehingga menjadi besar,” kata Ridho.

Baca Juga: Kapolda Lampung Pastikan Polisi Siaga Antisipasi Konflik pada Pemilu 2019

Masih kata Ridho, pemilihan DPRD di tingkat kabupaten merupakan hal yang sangat rawan dan bisa saja berimbas pada Pilpres. Sehingga pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS) menjadi sangat penting.

Dia juga mewanti-wanti petugas Linmas agar tetap menjaga netralitasnya saat menjaga keamanan di TPS. “Urusan kampanye mencari suara itu sudah ada waktunya, tetapi ketika orang sudah masuk ke TPS itu kita sudah berbicara menjaga nama baik Lampung. Dan sebagai penyelenggara negara harus menjunjung tinggi netralitas dalam event pesta demokrasi ini,” tandasnya. (Erik/Sule)

Baca Juga: Ketua KPU Lampung Pastikan Tidak Akan Ada Pergeseran Suara

Facebook Comments