Beranda Daerah Lampung Pringsewu

Bawaslu Pringsewu Didampingi Mappilu PWI Gelar Patroli Cegah Money Politics

63
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Divisi Pengawasan Bawaslu Pringsewu menurunkan APK salah satu caleg, Senin (15/4) malam, Ist/Kupastuntasco

Kupastuntas.co, Pringsewu – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pringsewu didampingi Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI Pringsewu, menggelar patroli malam di sejumlah wilayah Kabupaten Pringsewu.

Patroli pada Senin (15/4/2019) dimulai pukul 20.00 WIB hingga Selasa (16/5/2019) pukul 04.00 WIB. Patroli Bawaslu dibagi menjadi 3 tim, untuk wilayah Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Pegelaran Utara patroli dipimpin Ketua Bawaslu Azis Amriwan, Kecamatan Ambarawa dan Kecamatan Pardasuka di komandoi Komisioner Arifin.

Sementara untuk Kecamatan Pringsewu, Sukoharjo dan Kecamatan Gadingrejo
dipimpin Divisi Pengawasan Bawaslu Fajar Falekhvi didampingi Ketua Mappilu PWI Pringsewu Tutor Manalu dan anggota Mappilu Mulyono.

“Patroli malam dilakukan untuk mencegah adanya praktek-praktek kecurangan seperti money politics, bagi bagi sembako serta pelanggaran lainnya,” ujar Ketua Bawaslu setempat Azis Amriwan, Selasa (16/4/2019).

Divisi Pengawasan Fajar Fakhlevi menambahkan kegiatan patroli malam juga sekaligus untuk mengecek logistik Pemilu yang masih berada dimasing masing kantor kelurahan dan pekon, kemudian mendata APK untuk ditertibkan hari ini. Bahkan Bawaslu mencopot APK yang masih terpasang di depan rumah salah satu caleg di Kelurahan Pringsewu Timur.

“Meski tidak ada kami temukan praktek money politics namun Bawaslu akan terus berpatroli, dan untuk hari ini memasuki (injury time) pencoblosan, Bawaslu akan memperketat pengawasan. Teman teman Panwascam dan Panwasdes juga kami intruksikan untuk bergerak sampai subuh,” kata dia.

Terpisah Ketua Mappilu PWI Tutor Manalu mengatakan, pihaknya akan terus aktif berkontribusi melakukan pemantauan proses Pemilu. Hal itu dilakukan untuk menindak lanjuti informasi yang diterima Mappilu bahwa ada beberapa tim sukses caleg yang bagi bagi amplop saat malam hari.

“Informasi itu kami tindaklanjuti, sayangnya dalam pemantauan yang kami lakukan di tiga kecamatan dari pukul 20.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB tidak kami temukan praktek money politik,” kata Tutor.

Tutor kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk melapor jika ada tindakan kecurangan Pemilu.

“Jika ada indikasi kecurangan apalagi praktek money politics silahkan laporkan langsung ke Bawaslu atau Polisi. Sekali lagi mari sama sama kita ciptakan Pemilu yang Jurdil aman dan tentram di Bumi Jejama Secancanan,” tukas dia. (Rls)

Facebook Comments