Beranda Daerah Lampung Lampung Utara

Pemilu 2019, Antusias Warga Tinggi, Calon DPD dan DPR-RI Diuntungkan Keadaan

109
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares
Antusias warga mendatangi TPS untuk menentukan pemimpin Negara dan wakil rakyat di Pemilu 2019 cukup tinggi di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (17/4/2019). Foto: Sarnubi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara – Antusias warga terlihat di Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara. Warga mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memberikan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 untuk memilih para calon pemimpin terbaik.

Mi’un, salah seorang warga setempat menuturkan, meski harus sedikit besabar karena menunggu antrean untuk menggunakan hak pilihnya, dia rela menunggu hanya untuk berpartisipasi dalam penentuan pemimpin negeri dan para wakil rakyat ke depan yang lebih baik di masa mendatang.

“Katanya mulai jam 7, tapi panitia buka jam delapanan, jadi terpaksa menunggu karena kita yang datang kepagian ke sini,” ucap Mi’un, di lingkup gedung SD Negeri 6 Kotabumi yang ada TPS 83, 84, 77 dan 78, Rabu (17/4/2019).

Menurutnya, untuk memberikan hak pilih kepada Presiden – Wakil Presiden dan calon anggota DPRD Kabupaten tidak memakan waktu lalu untuk menentukan haknya. Namun untuk calon DPD, DPR-RI dan DPRD Provinsi ia merasa sedikit bingung menentukan pilihan karena menurutnya kurangnya sosialisasi dari para calon dan tim masing-masing caleg.

“Milih calon presiden dan anggota DPRD kita (Kabupaten) cepat, tapi untuk memilih calon lain (DPD, DPR-RI dan DPRD Provinsi) ini yang kita asal cucuk, karena kita enggak kenal calonnya, jadi siapa yang beruntung saja,” ungkapnya.

Senada juga dikatakan, Ria salah seorang ibu rumah tangga, di TPS 83, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara bahwa dirinya juga sempat merasa kebingungan menentukan pilihan saat di bilik suara. Hal itu dikarenakan dirinya harus menentukan pilihan terhadap wakil suara mereka namun terhadap orang yang tidak dikenali, sedangkan hak suaranya ikut memberikan andil dalam kemajuan bangsa untuk lima tahun kedepan.

“Sempat bingun milih calon anggota DPR-RI dan calon anggota DPD itu, jadi asal pilih aja. Kalau untuk Presiden, Anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi saya pilih yang saya kenal walau mereka tidak kenal saya,” ujarnya. (Sarnubi)

Facebook Comments