Beranda Bandar Lampung

Kemenkumham Belum Beri Tanggapan Soal Adanya Dugaan Pungli di Rutan Way Hui

178
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/kota-bandar-lampung/2018-02/timbulkan-trauma-berkepanjangan-pelaku-asusila-di-bandar-lampung-dihukum-9-tahun-penjara-01.jpg
Foto: Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –┬áKementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM) Wilayah Lampung belum memberikan tanggapan terkait adanya pungutan liar (pungli) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1A Bandar Lampung.

Konfirmasi terhadap Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkum-HAM Wilayah Lampung Edi Kurniadi tidak berhasil didapat karena sambungan telepon yang dilakukan awak media ini ditolak walau dalam keadaan terhubung.

Konfirmasi langsung terhadap Kepala Rutan Way Hui Kelas 1A Bandar Lampung Roni Kurnia pun tidak berhasil didapat. Nomor teleponnya sedang dalam kondisi tidak aktif.

Sebelumnya, seorang ayah dari warga binaan menyampaikan keluhannya terkait pungli yang terjadi pada anaknya berinisial BO.

Dia mengaku kerap memberikan uang kepada sang anak yang berada di Blok B 21. Lantaran, anaknya dimintai uang oleh sesama narapidana dibantu oknum sipir dari Rp 50 sampai Rp 500 ribu. Permintaan uang itu dikarenakan sang anak memiliki utang sebanyak Rp 30 juta kepada tiga narapidana bernama Agus Bom, Apong dan Sigit.

“Dia itu kena kasus narkoba. Udah setahun di Rutan. Sudah vonis 5 tahun 2 bulan. Ada utang ke tiga orang itu. Sisa utangnya tinggal Rp 11 jutaan,” ungkapnya kepada awak media di ruang wartawan di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (22/4/2019).

Dia juga menuturkan, sang anak pernah berkeinginan bunuh diri karena tidak sanggup menerima tekanan dari sesama narapidana dan oknum sipir.

Tak hanya itu, dia juga heran atas penempatan anaknya di Rutan. Karena sang anak sudah divonis tetapi tidak kunjung dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Dia seharusnya gak di sana, kan dia cuma dititipkan. Tapi sampe sekarang belum dimutasi. Saya minta supaya anak saya dipindahin jangan di sana. Kasian anak saya. Khawatir saya, apalagi dia sempat ancam mau bunuh diri,” pungkasnya. (Kardo)

 

Tonton Juga :

SMPN 26 Numpang UNBK ke Sekolah Lain

Facebook Comments