Beranda Bandar Lampung

Inilah Dua Lokasi di Lampung Dijadikan Tempat Pemantauan Hilal

37
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Lampung, KH Mohammad Mukri. Foto : Wanda/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Untuk menentukan kapan awal puasa ramadan, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) akan menggelar sidang isbat menggunakan rukyat untuk melihat posisi bulan.

Ketua Tanfidzyiyah PWNU Provinsi Lampung, KH Mohammad Mukri mengatakan, dalam menentukan awal ramadan dasarnya bukan hanya hisab tetapi juga menggunakan rukyat yaitu aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang tampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi).

“Kalau NU bukan hanya menggunakan hisab atau melakukan penghitungan diatas kertas tetapi juga akan melakukan rukyat hilal,” kata Mukri, Rabu (24/4).

Ia menuturkan, NU memang kerap menentukan awal puasa saat injury time, melalui sidang itsbat, hal ini pun berbeda dengan Muhammadiyah yang telah menentukan hari pertama puasa pada tanggal 6 Mei 2019 karena menggunakan hisab.

Mukri juga mengatakan, ada Dua lokasi di Lampung rencananya akan dijadikan tempat pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan. yakni, POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda dan POB Pekon Ratu Agung Pesisir Barat.

“Di dua lokasi tersebut rencananya akan dilakukan pemantauan hilal,” ucapnya.

Mukri juga mengimbau, kepada masyarakat untuk menunggu pemerintah melalui Kementerian Agama RI yang akan menggelar sidang itsbat untuk menetapkan kapan waktu umat islam melaksanakan puasa ramadan tahun 2019 ini.

“Karena pada prinsipnya Indonesia berbangsa dan bernegara, maka mengikuti keputusan pemerintah,” tandasnya. (Wanda)

Facebook Comments