Beranda Bandar Lampung

Pintu Tol JTTS Berpotensi Jadi Sumber Kemacetan Baru

121
Tampak gerbang tol Bakauheni Selatan ketika beroperasi. Foto : Wanda/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pintu masuk dan keluar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar menjadi fokus perhatian Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, guna menghadapi arus mudik lebaran tahun ini. Pasalnya, pintu tol berpotensi menjadi sumber kemacetan baru pada arus mudik nanti.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan angkutan lebaran sektor transportasi darat yang digelar Pemprov Lampung di Hotel Bukit Randu Bandar Lampung, Rabu (24/4/2019).

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung akan memberikan perhatian serius terhadap setiap pintu masuk-keluar jalan tol selama arus mudik dan balik lebaran.

Kepala Bidang Pembinaan Keselamatan Transportasi Dishub Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan, jalan tol merupakan infrastruktur baru di Provinsi Lampung sehingga besar kemungkinan akan ramai dimanfaatkan oleh pengguna kendaraan.

“Secara umum semua sedang mempersiapkan arus mudik dan balik lebaran, dan yang menjadi fokus kita adalah pintu jalan tol. Exit tol ini habisnya ada di Terbanggi Besar, itu yang harus kita waspadai karena muara kemacetan di sana,” kata Bambang.

Selain pintu tol Terbanggi Besar, lanjut Bambang, pintu tol yang berada di dalam kota juga harus menjadi perhatian karena mobilisasi kendaraan diperkirakan akan sangat tinggi.

“Yang wilayah Kota Bandar Lampung di Itera, di sana juga akan kita fokuskan biar tidak terjadi penumpukan kendaraan di situ. Apalagi tol ini kan masih perlu rest area serta rambu jalan,” ujarnya.

Baca Juga: Akui Adanya Bingkisan Isi Minyak Goreng, Caleg Nasdem : Itu untuk Relawan

Dalam rapat itu dihadiri pula Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Lampung dan Bengkulu, perwakilan Kementrian PU-PR, Kepala Dinas perhubungan se-Provinsi Lampung, Dirlantas Polda Lampung, PT Hutama Karya dan perwakilan DPP Organda.

Sementara itu, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Lampung I Ketut Pasek menyatakan, Dishub memang sudah saatnya memberikan perhatian khusus terhadap titik kemacetan kendaraan seperti di pintu-pintu Jalan Tol Trans Sumatera.

Ketut mengatakan, pintu tol Terbanggi Besar yang kerap terjadi kemacetan parah, harus mendapat perhatian utama pemerintah daerah dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi kemacetan itu.

“Seperti pelebaran jalan nasional menjadi salah satu solusi yang terbaik sehingga kapasitas jalan bisa lebih luas. Yang ke jalan tol bisa leluasa begitupun sebaliknya dari jalan tol menuju ke jalan nasional,” ujar Ketut.

Ia berharap, arus mudik lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman meski kemungkinan akan terjadi kemacetan di beberapa pintu tol.

Sebelumnya, Sekretaris Tim Percepatan Pembangunan JTTS Zainal Abidin mengungkapkan, JTTS ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang akan mulai difungsikan pada mudik lebaran tahun ini.

“Kemacetan itu karena pintu tol yang menuju Mesuji belum dibuka, jadi semua orang yang mau mengarah ke Pelembang, Menggala, Kota Bumi keluarnya lewat situ (pintu tol Terbanggi Besar) semua, jadi menumpuk di situ semua. Jadi saat mudik lebaran nanti pintu tol ke arah Mesuji akan kita buka, supaya kendaraan tidak menumpuk di Terbanggi Besar,” jelas Zainal. (Erik)

Baca Juga: Mantan Kapolda dan Waka Polda Lampung Diduga Terima Aliran Dana Fee Proyek Khamami

 

Tonton Juga :

Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Telah Ditetapkan, Ketua YLKI : Terlalu Mahal

Facebook Comments