Beranda Politik

Tak Lapor LPPDK, Caleg Terpilih Bisa Dicoret

91
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Komisioner KPU Lampung M. Tio Aliansyah. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Sanksi berat bisa dikenakan kepada peserta pemilu yang tidak menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) ke KPU Provinsi Lampung. Sanksi tersebut berupa pembatalan caleg parpol jika terpilih dalam Pemilu 2019.

Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Lampung, M. Tio Aliansyah, Kamis (25/4/2019). Dikatakan Tio, bahwa LPPDK wajib diserahkan hingga 1 Mei 2019 mendatang.

“Penyerahan LPPDK dimulai sejak 26 April hingga 1 Mei mendatang,” kata Tio.

Tio menegaskan, apabila peserta pemilu tidak menyerahkan LPPDK, maka tidak akan dapat dihitung perolehan kursinya, sehingga kursi yang didapat tidak ditetapkan.

Hal itu, kata Tio, merujuk pada Keputusan KPU 744 tahun 2019 tentang pembatalan parpol sebagai peserta pemilu.

“Sanksi ini juga harus dilakukan tanpa ada rekomendasi dari KPU. Karena kan amanah undang-undang, kalau tidak menerima akan ada catatan tinggal kami lihat catatan dan verifikasi. Misalnya calon DPD mendapatkan kursi, kan empat yang mendapatkan maka salah satunya yang tidak menyerahkan, maka tidak akan ditetapkan,” tegasnya.

Tio menambahkan, bahwa 2 Mei mendatang, pihaknya harus menyerahkan LPPDK ke KPU RI dan diserahkan ke KAP (Kantor Akuntan Publik) oleh tingkat pusat.

“Hal yang sama juga untuk penyerahan LPPDK kabupaten/kota. Penyerahan ke KAP-nya LPPDK kabupaten/kota langsung ke KPU masing-masing kepada kAP sesuai yang ditetapkan,” jelasnya.

Setelah menerima LPPDK, kata dia, KAP akan melakukan audit selama 30 hari, selanjutnya KAP menyerahkan hasil auditnya pada KPU kabupaten/kota dan provinsi paling lama tujuh hari.

“Setelah menerima LPPDK hasil audit KAP, maka KPU mengumumkan hasilnya melalui web KPU dan di KPU. Dalam laporannya pertama LADK yang asli yang telah diserahkan seblumnya, LPSDK yang asli yang telah diserahkan sebelumnya dan LPPDK ini pembukuannya dibuka sejak 23 September 2018 sampai 25 Mei 2019,” tandasnya. (Sule)

Facebook Comments