Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Ada Perbedaan Harga Bawang Putih di Pasar, Pemkab Tubaba Diminta Turun Tangan

40
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat –┬áDi tengah kondisi masyarakat di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang mayoritas penduduknya petani dan situasi saat ini yang masih fluktuatif, masyarakat harus dibebankan dengan tidak stabilnya harga sembilan bahan pokok (Sembako).

Terutama memasuki bulan suci Ramadan 1440 Hijriyah beberapa harga rempah-rempah di pasaran mengalami kenaikan yang terbilang cukup tinggi, salah satunya adalah harga bawang putih yang mengalami kenaikan mencapai 100% dari harga normal yang sebelumnya hanya sekitar Rp35.000 per Kilogram.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di beberapa lokasi pasar di Kabupaten Tubaba, kenaikan harga bawang putih tersebut mengalami perbedaan di setiap pasar yang ada di Kabupaten Tubaba. Seperti di pasar yang terletak di Kelurahan Mulya Asri dan kelurahan Daya Murni ini dimana bawang putih yang sebelumnya hanya Rp35.000 per kilogram kini mencapai Rp65.000 per kilogram.

“Kalau di Pasar Daya Murni harga bawang putih hanya Rp65.000 masih mending. Kami di Pasar Mulya Asri ini menjelang masuk Ramadan kemarin per kilogram bawang putih seharga Rp100.000,” kata warga sekitar Mulya Asri, Senin (6/5/2019).

Sementara, dikatakan oleh Mbah Surti pedagang rempah-rempah yang sudah menekuni profesinya selama kurang lebih 17 tahun ini mengungkapkan bahwa hanya bawang putih yang mengalami kenaikan cukup tinggi.

“Ini cuman bawang putih aja yang naiknya luar biasa. Kalau cabai, bawang merah, minyak goreng masih terbilang stabil ya wajarlah naik inikan bulan puasa. Tapi kalau bawang putih ini yang naiknya meroket. Soalnya dari agennya saja Rp58.000 per kilogram. Padahal sebelumnya cuman Rp30.000 kilogram, jadi ya harga jualnya Rp65-75 ribu perkilogram,” terang pedagang Pasar Daya Murni ini.

Berbeda dengan pasar yang terletak di Kelurahan Panaragan Jaya Bawang Putih di pasar ini mencapai di angka Rp130.000 per kilogram. Hal ini justru dikeluhkan oleh beberapa konsumen yang mengetahui jika harga bawang putih di pasar Panaragan Jaya berbeda dengan pasar yang ada di kelurahan lainnya.

“Kalau bawang aja sampai di Rp130 ribu bagai mana dengan daging, ini sudah sama dengan harga daging apa lagi di setiap pasarnya harga bawang putih ini berbeda- beda,” cetus Yatni, sembari mengatakan beli dua siung bawang putih seharga Rp20 ribu.

Dengan adanya perbedaan harga yang terjadi pada rempah-rempah di beberapa pasar yang ada di Kabupaten Tubaba masyarakat meminta Pemkab Tubaba melalui Dinas ataupun pihak terkait untuk melakukan pemantauan dan penertiban harga guna mengetahui permasalahan terkait berbedanya harga rempah-rempah di pasar yang berbeda. (Irawan/Lucky)

Facebook Comments