Beranda Bandar Lampung

SKH Kupas Tuntas Raih Penghargaan Pejuang Demokrasi dari Polda Lampung

51
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Terima Penghargaan-Direktur Utama Kupas Tuntas Donald Harris Sihotang menerima penghargaan Pejuang Demokrasi dari Polda Lampung pada acara pemberian piagam penghargaan kepada para Pejuang dan Pahlawan Demokrasi di Convention Hall Mahligai Agung UBL Bandar Lampung, Jumat (3/5/2019). Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Surat Kabar Harian (SKH) Kupas Tuntas bersama tiga media harian lain di Provinsi Lampung menerima penghargaan Pejuang Demokrasi dalam nominasi “Mereka Dengan Pikirannya Berjuang untuk Demokrasi” dari Polda Lampung.

Selain Kupas Tuntas, tiga media harian yang menerima penghargaan adalah Lampung Post, Radar Lampung dan Tribun Lampung. Penghargaan untuk Kupas Tuntas diterima langsung Direktur Utama Donald Harris Sihotang pada acara pemberian piagam penghargaan untuk 75 orang kepada para Pejuang dan Pahlawan Demokrasi di Convention Hall Mahligai Agung UBL Bandar Lampung, Jumat (3/5/2019).

Dalam kegiatan Konsolidasi Provinsi Lampung yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Komitmen Menuju Pemilu 2019 Yang Aman, Damai dan Sejuk” itu, penghargaan diberikan secara bergantian oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono serta Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi sempat menitikkan air mata karena merasa haru atas pengorbanan yang dilakukan 17 orang KPPS yang telah gugur dan disebut sebagai Pejuang Demokrasi selama gelaran Pemilu 2019.

Gubernur Ridho menyampaikan rasa hormatnya kepada seluruh petugas Pemilu yang meninggal dunia saat melaksanakan tugas. Menurut Ridho, pengorbanan jiwa para KPPS tersebut demi Nusantara.

“Atas nama Nusantara mereka mengorbankan jiwa. Berkat mereka terwujud penyelenggaraan Pemilu yang jujur. Itu harus terjaga,” kata Ridho.

Sebelumnya, Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Irwan mengatakan bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Provinsi Lampung merupakan yang paling kondusif. “Pelaksanaan Pemilu di Lampung merupakan yang paling kondusif karena tingkat pelanggarannya yang sangat minimal. Oleh karenanya saya menyampaikan terimakasih kepada jajaran TNI/Polri, petugas KPU dan Bawaslu, terutama elemen masyarakat yang telah sangat luar biasa melaksanakan tugas pengamanan Pemilu 2019 sehingga dapat berjalan aman, damai dan sejuk,” ujar Pangdam.

Kapolda Lampung Purwadi Arianto menjelaskan bahwa kegiatan Konsolidasi Provinsi Lampung ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan potensi dan kekuatan dalam menciptakan Lampung aman dan konusif pasca Pemilu 2019.

“Kegiatan ini juga sebagai barometer yang menunjukkan bahwa soliditas dan keamanan Lampung dalam keadaan baik. Untuk itu saya sampaikan terima kasih kepada jajaran TNI/Polri, petugas KPU dan Bawaslu, serta tokoh masyarakat yang telah proaktif dan bekerja sama keras dalam mewujudkan Pemilu 2019 aman dan damai,” jelas Purwadi.

Kapolda mengatakan, pelaksanaan Pemilu serentak 2019 di Provinsi Lampung telah berjalan aman, lancar dan kondusif. Meskipun terdapat kejadian kecil bersifat teknis seperti pencoblosan dan rekapitulasi. Namun, semua itu dapat terselesaikan dengan baik dan damai. “Situasi ini bukanlah prestasi gemilang aparat penegak hukum, namun karena peran stakeholder terutama para tokoh elemen masyarakat Lampung sehingga pelaksanaan Pemilu berjalan dengan baik,” jelasnya.

Sementara Direktur Utama Kupas Tuntas Donald Harris Sihotang mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh aparat penegak hukum di Provinsi Lampung dalam rangka mengawal prosesi Pemilu 2019 sehingga bisa berjalan dengan lancar, tertib dan kondusif.

“Bahwa apa yang kita harapkan dapat terwujud. Pemilu berjalan baik di Lampung. Ini menandakan aparat khususnya Polri yang dalam hal ini Polda Lampung sukses mengawal Pemilu 2019. Ini juga menandakan seluruh elemen dapat dirangkul,” ungkapnya.

Diketahui, piagam penghargaan diberikan kepada 75 orang sebagai Pejuang dan Pahlawan Demokrasi untuk empat nominasi. Yakni nominasi mereka berkorban dengan jiwanya berjuang untuk demokrasi sebanyak 17 orang, mereka dengan raganya berjuang untuk demokrasi sebanyak 26 orang, mereka dengan pikirannya berjuang untuk demokrasi sebanyak 23 orang dan mereka dengan komitmennya berjuang untuk demokrasi sebanyak 9 orang.

Pada kesempatan ini, Lembaga Rekor Prestasi Dunia (LEPRID) juga memberikan piagam rekor prestasi dunia atas penyelenggara Pemilu atas dedikasi mereka dalam Pilpres dan Pileg tahun 2019 kepada 6 orang. Yaitu Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, Kajati Lampung Sartono, Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono dan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah. (Ricardo)

Facebook Comments