Beranda Bandar Lampung

Khamami Sambangi Rumah Kapolda Bahas Pilkada & Sengketa Lahan

241
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Khamami duduk sebagai saksi terhadap dua orang penyuapnya yaitu Sibron Azis dan Kardinal di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Senin (6/5/2019). Foto: Kardo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Bupati Mesuji nonaktif Khamami menyambangi rumah dinas mantan Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana dan mantan Wakapolda Brigjen Angesta Romano Yoyol, untuk membahas pilkada, sengketa lahan, sumur bor hingga ayam. Khamami membantah telah memberikan uang sebesar Rp200 juta kepada keduanya.

Pernyataan Khamami itu disampaikan saat menjadi saksi dalam persidangan perkara suap fee proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Mesuji dengan terdakwa Sibron Aziz dan Kardinal di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Senin (6/5/2019).

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Wawan Yunarwanto mencecar Khamami terkait keberadaan dirinya di Bandar Lampung pada 28 Mei 2018, tepatnya terkait pertemuan dengan para mantan petinggi Polda Lampung itu.

“Iya awalnya saya sama Wawan di Hotel Emersia, saya telpon ajudan Kapolda Lampung, Pak Suntana waktu itu saya mau silaturahmi.” Kata Khamami menjawab pertanyaan Wawan Yunarwanto.

Selanjutnya, Khamami datang ke rumah dinas mantan Kapolda Lampung itu ditemani Najmul Fikri selaku Kadis PU-PR Mesuji dan Wawan Suhendra sebagai Sekertaris Dinas PU-PR setempat.

“Ya biasa ngobrolin soal Pilkada, karena saat itu mau Pilkada dan bahas soal sengketa-sengketa lahan di Mesuji. Terus Pak Suntana tanya saya ke sini sama siapa ya, saya bilang sama Kiki (Najmul Fikri). Atas izin beliau Kiki ikut masuk, nah Si Wawan di luar. Obrolan itu adalah kurang lebih 15 menit,” jelas Khamami di depan majelis hakim yang diketuai Novian Saputra.

Setelah itu, Khamami beserta rombongan langsung bertolak ke rumah dinas mantan Wakapolda Lampung Brigjen Angesta Romano Yoyol, tepatnya di bilangan kompleks Polresta Bandarlampung.

“Pas mau pulang ajudan Wakapolda telpon, beliau tanya soal posisi saya lagi di Bandar Lampung. Ya sudah kami ke rumah Pak Wakapolda, soalnya waktu itu mau ngebahas soal proyek sumur bor. Terus dibawa ke belakang halaman rumah untuk lihat ayam,” kata Khamami.

Baca Juga:Khamami Sebut Pernah Berikan Uang ke Mantan Kabid Humas Polda Lampung

Wawan kembali menanyakan kesaksian tersangka Wawan Suhendra yang menyebutkan adanya pemberian uang Rp200 juta untuk mantan Kapolda dan Wakapolda Lampung itu.

“Nggak ada soal pemberian uang, Nggak ada ngasih apa-apa,” jawab Khamami.

Wawan pun menuding saksi Khamami tengah berkelit dengan memberikan kesaksian yang diduga palsu.

“Saudara yakin ya. Baik izinkan kami putar rekaman percakapan saudara dengan Wawan,” gertak Wawan.

Isi rekaman tersebut adalah percakapan antara Khamami dengan Wawan Suhendra pada tanggal 28 Mei 2018 pada pukul 19.32 WIB dengan durasi 57 detik.

Dalam percakapan itu terdapat point-point yang mengerucut soal kesaksian tersangka Wawan sebelumnya.

Baca Juga: Pencairan Proyek Seluruh Dinas Diurus Sendiri, Khamami Disarankan Hakim Jadi Tukang Bakso

Usai sidang, Khamami kembali membantah tentang pembahasan proyek ke mantan pejabat Polda Lampung itu. “Itu sudah saya sampaikan sesuai apa yang saya lihat jadi seperti itu, bahwa saya tidak tahu,” kata Khamami.

“Ya silahkan saja kalau memang Wawan membantah omongan saya, tapi itulah cerita yang sebenarnya. Walaupun menurut yang lain saya berbelat-belit bukan begitu, tapi saya apa adanya,” jelas dia.

Menanggapi hal itu, Jaksa KPK Wawan Yunarwanto mengatakan sudah mengatur proses konfrontir terhadap Wawan Suhendra dan Najmul Fikri untuk mencari tahu kebenaran yang sebetulnya.

“Kamis ini akan kita konfrontir Wawan dan Najmul,” ujar Wawan. Dia menegaskan, terhadap saksi yang memberikan kesaksian palsu akan diberikan sanksi. “Pasti ada pertimbangan untuk memberatkan. Karena ada aturannya itu, memberi keterangan palsu ada ganjarannya,” imbuhnya. (Kardo)

Baca Juga: Akui Terima Duit dari Khamami, Mantan Kabid Humas Polda Lampung Bilang Itu Uang Jual Mukena

Baca Juga: Jaksa Ungkap Bobroknya, Khamami Ngotot Sudah Sesuai Prosedur

Baca Juga: Ditanya Soal Pemberian Uang ke Mantan Kabid Humas Polda Lampung, Khamami : Jangan, Kasihan, Anggap Saja Itu Uang Pribadi

Facebook Comments