Beranda Daerah Lampung Pringsewu

Tanggul Darurat Bendungan Way Gatel Jebol, Petani Bulogkarto Kesulitan Pasokan Air

177
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Tanggul Darurat Bendungan Way Gatel Gadingrejo Jebol Senin (6/5/2019). Foto : Ist/Kupas Tuntas.

Kupastuntas.co, Pringsewu – Tanggul darurat bendungan Way Gatel, yang berada di Pekon Panjerejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu mengalami jebol, Senin (6/5/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Ketua Gapoktan Tani Makmur Bulogkarto, Doni Febriantoko mengatakan, tanggul di sisi kanan bendungan jebol akibat tidak mampu menahan arus air.

“Petani sudah mulai musim semai, harapan kami bendungan bisa berfungsi kembali tapi malah terkendala tanggul darurat yang dipasang jebol lagi,” kata Doni Selasa (7/6/2019).

Menurut sepengetahuan Doni, tanggul darurat tersebut dibuat oleh pihak pemborong dengan menggunakan anggaran biaya perawatan.

“Kemarin dicoba mengalirkan air ke irigasi dengan menutup sebagian pintu air tapi tanggulnya tidak kuat menahan air pada hal pondasinya sudah disemen,” ungkapnya.

Dengan kondisi seperti ini, kata dia, para petani kebingungan karena apakah pihak pemborong melanjutkan penanganan darurat atau tidak, sebab kalau untuk menunggu dibangun secara permanen tidak memungkinkan karena waktunya mepet mengingat saat ini sudah memasuki masa semai.

“Jika tidak dilanjutkan cuma satu solusinya diharapkan Pemerintah Daerah (dinas pertanian) mempersiapkan mesin pompa air dengan kapasitas minimal 6,5 Pk untuk memompa air dari sungai ke aliran skunder untuk selanjutnya dialirkan ke sawah petani,” kata dia.

Dikomfirmasi terpisah, Kasi Pengairan Dinas PUPR Pringsewu Wiyanto mewakili Kadis PUPR Andi Purwanto mengatakan, proses pembuatan tanggul darurat bendungan Way Gatel masih sedang dalam pengerjaan. Namun berhubung memasuki puasa sempat libur selama dua hari.

“Jadi pengerjaan tanggulnya belum selesai belum terikat sampai ujung, hanya saja pada Senin (6/5/2019) debit air naik dan sebagian tanggul mengalami jebol,” paparnya.

Menurut dia, memang petani sempat mencoba mengalirkan air dari sungai ke saluran irigasi dengan cara menutup 2 pintu air dari total 8 pintu air yang ada di bendungan.

“Tapi bukan itu penyebab jebolnya tanggul darurat melainkan karena debit air naik dan banyak sampah yang menghantam tanggul. Yang jelas tanggul darurat akan segera diperbaiki lagi,” jelasnya.

Untuk diketahui, Bendungan Way Gatel Gadingrejo jebol pada 16 Februari 2019 lalu akibat sungai air way gatel meluap. Bendungan jebol diduga karena saat itu tidak kuat menahan arus air sungai. (Manalu)

Facebook Comments