Beranda Daerah Lampung Pringsewu

Harga Bawang Merah, Bawang Putih dan Cabai di Pringsewu Masih Relatif Tinggi

126
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pemkab Pringsewu & Balai Pom Lampung melakukan monitoring pasar dan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah mini market, super market dan beberap toko sembako, Kamis (9/5/2019). Foto: Manalu/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu – Pemkab Pringsewu & Balai Pom Lampung melakukan monitoring pasar dan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah mini market, super market dan beberap toko sembako, Kamis (9/5/2019).

Monitoring di mulai dari Pasar Gadingrejo dan dilanjutkan di Pasar Induk Pringsewu. Tim terpadu monitoring yang di Pimpin Wakil Bupati Pringsewu Dr H Fauzi juga menyambangi sejumlah mini market di Gadingrejo, Super Market Chandra Pringsewu dan beberapa toko sembako di Pasar Induk Pringsewu.

Wakil Bupati Dr Fauzi mengatakan, operasi pasar ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga sembako di bulan Ramadhan serta mengantisipasi bahan makanan agar terbebas dari zat berbahaya.

“Tadi Balai Pom juga mengambil sejumlah sampel bahan makanan untuk di uji lab apakah mengandung zat berbahaya atau tidak,” kata Fauzi.

Terpisah, Kepala Dinas Koperindag Masykur menjelaskan, dari hasil operasi pasar di Pasar Gadingrejo diketahui beberapa harga bahan pokok masih mengalami kenaikan seperti cabai merah harga normal Rp20.000 menjadi Rp25.000/kilogram, bawang putih dari harga normal Rp40.000/kilogram naik menjadi Rp50.000/kilogram, bawang merah harga normal Rp22.000/kilogram naik menjadi Rp26.000/kilogram.

“Harga daging juga mengalami kenaikan Rp5000/kilogram, sedangkan harga bahan pokok lainnya masih relatif normal,” ungkap Masykur.

Sementara di Pasar Induk Pringsewu, kata Masykur, harga bawang putih kating mengalami kenaikan dari Rp60.000 menjadi Rp 70.000/kilogram, bawang putih (biasa) dari Rp50.000 menjadi Rp60.000/kilogram, cabai merah dari Rp24.000 menjadi Rp.30.000/kilogram.

“Harga Bawang merah mengalami lonjakan dari Rp30.000 menjadi Rp50.000/kilogram,” kata dia.

Menurut Masykur, untuk menekan lonjakan harga sembako, Pemkab Pringsewu akan mengadakan pasar murah yang kemungkinan dilakukan pada pertengahan bulan ramadan.

“Bagi warga Pringsewu yang ingin mengetahui harga bahan pokok silahkan download Play Store lalu buka Simbapok Kabupaten Pringsewu,” singkatnya.

Di lain sisi PLH Kepala Balai POM Lampung Krisyanto mengatakan, tidak ditemukan adanya bahan makanan yang mengandung zat berbahaya seperti rodamix, bloraks dan formalin. Kendati demikian, dia mengimbau warga untuk tetap waspada memilih makanan yang aman dan tempatnya bersih.

“Tadi ada bahan makanan disalah satu toko yang produk tanpa ijin edar, dan ini tidak diperbolehkan meskipun hasi uji lab memenuhi syarat,” pungkasnya. (Manalu)

Facebook Comments