Beranda Bandar Lampung

Melambung Tinggi, Harga Bawang Putih Sentuh Angka 70-80 Ribu/Kg

37
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandarlampung masih bertahan tinggi, yakni berkisar Rp70.000- Rp80.000/kg, sementara di pasar modern harganya kini turun menjadi Rp35.000/kg.

Sejumlah pedagang di Pasar Lelang Bandarlampung, Senin (13/05), menyebutkan stok bawang putih terbatas sehingga harganya melambung tinggi meski permintaan atas bumbu masak itu relatif stabil.

“Meski ada yang menjual sampai Rp80.000/kg, namun harga bawang putih umumnya berkisar Rp70.000/kg,” kata Amir, salah satu pedagang setempat.

Ia menyebutkan pengunjung pasar umumnya membeli bawang putih secukupnya saja, dan para pedagang juga tak berani menyimpan stok bawang dalam volume banyak karena harganya dari agen sedang tinggi.

Sementara harga bawang merah berkisar Rp40.000/kg, atau naik dari harga sebelumnya Rp24.000/kg.

Di salah satu pasar modern di kawasan Tanjungkarang, Bandarlampung, harga bawang putih dijual Rp35.000/kg.

Meski harganya lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar tradisional, pengunjung membeli bawang putih secukupnya saja karena harga itu masih lebih tinggi dibandingkan harga normalnya.

Berdasarkan pantauan di Pasar Sukarame Bandarlampung, harga bawang putih berkisar Rp70.000/kg dan para pedagang memperkirakan harganya sulit turun jika pasokannya tidak diperbanyak. Padahal, harga bawang putih sebelumnya di pasar itu hanya Rp18.000/kg.

Selain itu, ia juga menyebutkan harga bawang merah naik juga, dan sekarang harganya berkisar Rp40.000/kg.

Terkait kenaikan harga bawang di Lampung, Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya menstabilkannya melalui operasi pasar, termasuk Provinsi Lampung.

Operasi pasar ini dilakukan di tiga titik, yakni Pasar Panjang, Pasar Tugu dan di Toko Tani Indonesia (TTI) Lampung. Bawang putih impor yang didatangkan dari China itu dijual dengan harga Rp25.000 hingga harga tertinggi Rp30.000 per kg.

Operasi pasar di Provinsi Lampung sudah berjalan sejak Selasa (7/5) lalu sebanyak tiga kontainer, setara 90 ton dan Rabu (8/5) dipasok dengan jumlah tujuh truk setara 50 ton. Adapun kebutuhan Lampung akan bawang putih sebanyak 28 ton per hari. (Ant/Sigit)

Facebook Comments