Beranda Bandar Lampung

Dugaan Mark Up Dana Desa, Warga Laporkan Kakam Payungmakmur ke Kejari

115
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Lampung Tengah – Diduga tidak merealisasikan penggunaan dana desa 2017-2018 dengan baik dan me-mark up anggaran, puluhan warga melaporkan Kepala Kampung (Kakam) Payungmakmur, Zimamul Wafa, ke Kejari Lampung Tengah, Senin (13/5/2019) sore.

Sofyan mewakili warga Kampung Payungmakmur, Kecamatan Pubian, menyatakan pihaknya bersama warga datang ke Kejari Lamteng untuk melaporkan dugaan penyimpangan dana desa yang dilakukan Kakam Zimamul.

“Kami datang melaporkan dugaan penyimpangan DD 2017-2018 yang dilakukan Kakam Zimamul. Kami berharap Kejari bisa memproses laporan ini sesuai hukum yang berlaku,” kata Sofyan.

Sofyan membeberkan, dugaan penyimpangan dana desa yang dilakukan Kakam Zimamul di antaranya dana untuk kegiatan keagamaan dan pemuda, operasional RT/RW, kegiatan pertanian, PKK, Karang Taruna, serta pemberdayaan PAUD dan pendidikan lainnya.

“Banyak dugaan penyimpangan yang kita laporkan ke Kejari. Anggaran yang dikucurkan tidak sesuai dan tidak jelas penggunaannya atau di-mark up,” ujarnya.

Bukan hanya itu, lanjut Sofyan, pembangunan infrastruktur jalan juga tidak sesuai spek. “Pembangunan onderlagh dan lapen juga tidak sesuai spek. Terkesan asal jadi. Bukti-bukti laporan sudah kita serahkan ke Kejari,” tegasnya.

Menyikapi laporan ini, Kasi Pidsus Kejari Lamteng Bayu Mediansyah menyatakan akan mempelajari terlebih dahulu laporan tersebut.

“Kita akan pelajari dahulu laporannya. Jika benar-benar menyimpang, tentunya akan ditindaklanjuti sesuai prosedur,” jelasnya. Hingga berita dilansir Kakam Zimamul belum bisa dihubungi. (Towo)

Facebook Comments