Beranda Bandar Lampung

Bagi Calon Mahasiswa Unila Jalur SNMPTN, Ini Tahapan-tahapan yang Wajib Diperhatikan

39
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/berita-daerah-lampung/timur/2018-02/munculkan-potensi-daerah-pemkab-lamtim-dan-mahasiswa-unila-kolaborasikan-festival-budaya-01.jpg
Ilustrasi mahasiswa Unila

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Badan Penyelenggara Penerimaan Mahasiswa Baru (BPPMB) Universitas Lampung (Unila) menyerahkan berkas verifikasi akademik mahasiswa jalur SNMPTN, Kamis (16/5). Penyerahan berkas jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri Unila ini diberikan kepada 1.409 mahasiswa.

Ketua BPPMB Unila, Moneyzar Usman mengatakan, data-data mahasiswa yang sudah diverifikasi akan diunggah secara online di PDSS. Para calon mahasiswa setelah proses verifikasi harus memerhatikan beberapa hal penting. Di antaranya memperhatikan alur yang ada di SIDAKMA dan aktif memantau pengumuman di laman www.simanila.ac.id.

Menurut Moneyzar, setelah pengumuman pada 21 Mei 2019 masih ada jadwal penting seperti pembayaran UKT dan registrasi. “Ini merupakan catatan penting untuk calon-calon mahasiswa. Apabila mereka tidak registrasi berarti tidak bisa terdaftar sebagai mahasiswa Unila,” ujarnya.

Moneyzar juga menambahkan, bagi calon mahasiswa yang berkesempatan mendapat program Bidikmisi bisa melakukan pengumpulan berkas yang yang ada di belakang Rektorat. Berdasarkan data jumlah penerima berkas SNMPTN 2019 di Unila, yang terbanyak ada pada Jurusan Hukum sebanyak 136 orang, PGSD 50 orang, Pendidikan Kedokteran 48 orang, Kimia, Matematika dan Fisika masing-masing 42 orang.

Sementara jurusan yang paling sedikit diterima dari jalur ini yaitu Teknik Geofisika, Arsitektur, Bahasa Prancis dan Biologi Terapan masing-masing 10 orang. Kemudian Farmasi dan Pendidikan Vokasional Teknologi Informasi 8 orang, dan Pendidikan Musik 7 orang. Untuk jurusan lainnya di rata-rata 10-30 orang.

Diketahui, dalam proses verifikasi calon mahasiswa yang bersangkutan wajib hadir (tanpa berwakil). Ketidakhadiran calon mahasiswa akan secara otomatis menggugurkan status penerimaannya sebagai calon mahasiswa melalui jalur SNMPTN. Berkas yang diserahkan calon mahasiswa tersebut yakni tanda pendaftaran SNMPTN asli; fotocopy kartu tanda pengenal (identitas) yang sah dan masih berlaku (KTP/SIM/kartu siswa); fotocopy STK, SKHU dan rapor (semester 1 – 5) yang telah dilegalisir kepala sekolah sebanyak 2 lembar dan memperlihatkan yang asli kepada tim verifikasi akademik. (Tampan)

Facebook Comments