Beranda Daerah Lampung Way Kanan

Bupati dan Ketua DPRD Way Kanan Dukung APIP Usut Tuntas Penyalahgunaan DD

112
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya. Foto : Sandi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan – Apresiasi kepada tim audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Daerah Kabupaten Way Kanan bukan hanya datang dari masyarakat saja, hal yang sama juga diutarakan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya berikut Ketua DPRD Nikman Karim.

Keduanya berpendapat bahwa bentuk apresiasi itu yakni lewat cara memberikan kebebasan penuh kepada APIP dalam melakukan pemeriksaan terhadap aliran dana desa dan APBD Way Kanan.

“Saya pribadi jujur mengatakan ngeri atas audit yang dilakukan APIP saat ini, dengan hasil audit APIP yang berhasil membuat ratusan Kepala Kampung di Way Kanan ketar ketir dibuatnya. Semoga ini bisa selalu dilakukan Inspektorat, bukan di jaman kepemimpinan saya saja bila bisa seterusnya dipertahankan,” terang bupati Adipati, Kamis (16/5/2019).

Berita Terkait : Sepuluh Kepala Kampung di Way Kanan Siap-siap Masuk Bui

Berita Terkait : Inspektorat : Sebagian Besar Kampung Terperiksa Dugaan Korupsi Memang Bersalah

Adipati menambahkan, tidak akan menghalangi pengawasan APIP bahkan pemeriksaan internal kepada dirinya sendiri.

“Sejauh ini APIP sudah melakukan pemeriksaan pada tingkat Pemkab Way kanan, namun ya memang hasilnya tidak dilaporkan kepada publik,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Way Kanan Nikman Karim menilai sudah sepantasnya kinerja APIP hasilnya terbuka untuk publik, seperti yang baru-baru ini dilakukan yaitu hasil pemeriksaan Dana Desa kepada 10 Kepala Kampung juga pemeriksaan pada aliran dana APBD Way Kanan.

“Ya kami siap mendukung agar di Way Kanan tercipta pengawasan seperti ini pada seluruh pengelolaan kegiatan, baik itu Dana Desa atau APBD, untuk keterbukaan informasi publik ya tidak hanya dituntut pada Kepala Kampung saja tapi seluruh dinas dan satuan kerja lainnya pun sama,” Tegasnya.

Nikman juga menambahkan, DPRD Way Kanan melalui komisi 1 segera melakukan pengawalan untuk memastikan penanganan masalah korupsi berakhir dengan tepat di ranah hukum.

“Dalam waktu dekat komisi 1 DPRD Way Kanan sudah saya minta memanggil APIP, untuk meminta keterangan berapa jumlah kampung dan jenis masalah dugaan korupsi dana desa yang mereka temukan sehingga bisa dilakukan upaya penyelesaian yang tepat,” terangnya. (Sandi)

Facebook Comments