Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Nah, Insentif Urung Cair, Ratusan Aparat Pekon di Tanggamus Terancam Tidak Bisa Berlebaran

93
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Tanggamus – Ratusan aparat pekon di 184 pekon di Kabupaten Tanggamus terancam berlebaran dengan gigit jari karena insentif mereka tidak bisa cair disebabkan Anggaran Dana Desa (ADD) tidak bisa dicairkan karena belum memiliki Pjs Kepala Pekon.

Atas kondisi ini, Dewan Pimpinan Cabang  Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Tanggamus mengeluhkan terkait lambannya pelantikan pejabat sementara (Pjs) kepala pekon (kakon) yang sudah berakhir masa jabatannya.

Ketua DPC Apdesi Tanggamus Munziri mengatakan, ada 184 Pekon sampai di Bulan Mei ini yang tidak memiliki kepala pekon definitif, sementara Pj yang sebelumnya sudah disiapkan tak kunjung dilantik.

“Belum juga dilantik Pjs-nya. Buntut persoalan ini ratusan aparat pekon terancam tak ikut lebaran karena ADD tidak bisa dicairkan tanpa tandatangan Pjs definitif,” katanya.

Munziri melanjutkan, jika melihat dari aturan Kemendagri dimana pekon atau desa yang masa jabatan kepala pekonnya berakhir maka langsung di pegang oleh PLH atau Sekdes pekon, kemudian dari usulan masyarakat beserta Badan Himpunan Pekon (BHP) ke Pemkab Tanggamus untuk dilakukan pelantikan Pjs sebelum dilakukan pemilihan ulang kepala pekon. Artinya, semua roda pemerintahan pekon di pegang oleh Pjs.

“Nah, syarat utama pencairan ADD harus ada tandatangan PJS, sementara yang sudah ada Pjs tak kunjung dilantik. Ratusan aparatur pekon ini mau makan apa lebaran tahun ini,” keluhnya.

Karena tak ada kepastian akan dilakukan pelantikan Pjs, pihaknya mendatangi kantor Bupati untuk menanyakan lambannya pelantikan ini.

“Ya, rencananya kami akan langsung menemui bupati untuk menanyakan keterlambatan ini. Kami kasihan dengan aparat pekon yang tidak bisa ikut lebaran kalau ADD tidak cair,” jelasnya.

Terpisah Kepala Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab Tanggamus, Wawan Harianto membenarkan ada 184 Pekon Pjs yang belum dilantik.

Menurutnya, usulan SK pelantikan sudah di meja bupati sehingga tinggal menunggu tandatangan dari bupati baru dilakukan pelantikan.

“Semua masih dalam proses. Usulan Pjs sudah di meja bupati,” Ungkapnya.

Ia mengaku, padatnya jam kerja bupati selama Ramadhan ini kemungkinan menjadi salah satu penyebab SK Pjs kepala pekon tidak kunjung dibagikan. Meski demikian pihaknya tetap mengupayakan agar secepatnya SK tersebut turun.

“Pjs akan dilantik sesudah lebaran atau sebelum lebaran saya belum tahu, yang pastinya semua usulan sudah di meja bupati,” ujarnya. (Sayuti)

Facebook Comments