Beranda Daerah Lampung Pringsewu

Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Kantor Bupati Pringsewu

38
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Wakil Bupati Pringsewu Dr Fauzi dan Jajaran memberi keterangan Pers, terkait musibah kebakaran Kantor Bupati Pringsewu, Selasa (21/5). Foto : Manalu/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu – Warga Bumi Jejama Secancanan sempat digegerkan dengan peristiwa terbakarnya Kantor Bupati Pringsewu, Selasa (21/5) sekitar pukul 11.20 WIB.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, terlihat kepulan asap tebal disusul dengan munculnya api yang terpusat di ruangan kantor Wakil Bupati yang berada di lantai 2. Akibat kebakaran tersebut, sontak beberapa pegawai yang sedang beraktifitas langsung berhamburan keluar meninggalkan ruangan masing masing.

Menurut Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pringsewu Sutikno, saat terjadi kebakaran, dia bersama sejumlah pejabat lainnya sedang mengikuti rapat dengan pihak Inspektorat diruang rapat sekda. “Tiba tiba terdengar suara teriakan ‘kebakaran, kebakaran, setelah kami cek ternyata sejumlah pegawai sudah berhamburan keluar kantor,” kata Sutikno.

Sementara Anggi yang saat itu sedang tugas piket di ruang tunggu kantor wakil bupati mengatakan, sebelum terjadi kebakaran terlebih dulu terdengar ada suara mirip ledakan. “Setelah terdengar bunyi ledakan tiba tiba gorden jendela diruang tunggu terbakar dan percikan apinya mengenai kursi sofa yang seketika juga ikut terbakar, karena kaget dan takut saya langsung berlari keluar,” jelas dia.

Berita Terkait : Kantor Bupati Pringsewu Terbakar, Pegawai Lari Ketakutan

Berita Terkait : Kantor Bupati Pringsewu Terbakar Saat Paripurna Berlangsung

Wakil Bupati Pringsewu Dr H Fauzi dalam keterangan Persnya menjelaskan, paginya (sebelum terjadi kebakaran) kondisi ruangannya dalam kondisi mati lampu. “Tadi pagi saya datang dalam kondisi mati lampu, saya tanya kenapa, katanya ada korsleting, tak lama kemudian listrik menyala kemudian kami pergi untuk mengikuti rapat Paripurna, begitu gambarannya,” jelas Fauzi.

Sekretaris Daerah Pringsewu Budiman mengatakan api bisa dipadamkan sekitar pukul 12.20 WIB.

Menurut dia, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini demikian juga dengan berkas berkas diruangan wakil bupati bisa diselamatkan. “Mengenai berapa jumlah kerugian belum bisa ditaksir, terkait penyebab kebakaran (sesuai SOP) nanti Polri yang akan menjelaskan, tim Inafis akan melakukan penyelidikan,” tandas Budiman.

Kebakaran ini juga bersamaan dengan berlangsungnya Rapat Paripurna DPRD Pringsewu dengan agenda Penyampaian Hasil Pembahasan Pansus LKPJ dan Penyampaian dua Ranperda Tentang Irigasi dan Kesehatan Hewan.

Ketua DPRD Pringsewu Aminallah yang saat itu sedang memimpin Rapat Paripurna mengaku kaget ketika mendengar informasi kebakaran tersebut. “Tadi saya sedang memimpin rapat paripurna, saya terkejut mendapat informasi ini,” kata Aminallah.

Kendati demikian, Aminallah mengatakan bila rapat paripurna berjalan dengan baik hingga selesai. “Iya ini musibah, dan Alhamdulilah informasinya tidak ada korban jiwa,” kata Aminallah saat meninjau lokasi kebakaran seusai Paripurna. (Manalu)

Facebook Comments