Beranda Daerah Lampung Pringsewu

Pasca Kebakaran, DPRD Pertanyakan Maintenance Gedung Bupati Pringsewu

19
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kantor bupati Kabupaten Pringsewu terbakar, Selasa (21/05/2019). Foto: Ist

Kupastuntas.co, Pringsewu – Komisi III DPRD Pringsewu mengundang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas PU-PR Pringsewu, dalam rangka dengar pendapat (hearing) terkait bencana kebakaran gedung bupati beberapa hari yang lalu, Kamis (23/5).

Rapat dengar pendapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Pringsewu Rahwoyo didampingi Wakil Ketua Komisi III Rohmansyah dan anggota Komisi III Johan Arifin yang dihadiri Kepala BPBD Pringsewu M Kotim dan Kadis PU PR Pringsewu Andi Purwanto bersama sejumlah pejabat PU lainnya.

Wakil Ketua Komisi III ¬†Rohmansyah mengatakan, terkait gedung Sekretariat Pemkab Pringsewu kewenangannya sudah tidak di Dinas PU-PR lagi. “PU telah selesai dan telah menyerahkan gedung tersebut, sedangkan pemeliharaan gedung itu berada di internal,” ungkap Rohmansyah.

Kepala Dinas PU-PR Pringsewu Andi Purwanto mengatakan bila perlunya Maintenance Building (perawatan gedung). Baik itu terkait kelistrikan maupun fasilitas lainnya di Sekretariat Pemkab Pringsewu. “Perlu dilakukan perawatan secara berkala. Contohnya isi tabung pemadam api (APAR) saja ada masa kadaluarsanya,” kata Andi.

Ketua Komisi III DPRD Pringsewu Rahwoyo mengatakan, pihaknya juga akan mengagendakan hearing dengan Bagian Umum Sekretariat Pemkab Pringsewu untuk mempertanyakan bagaimana sistem perawatan yang telah mereka lakukan selama ini.

Terkait BPBD Pringsewu, kata Rahwoyo, telah melaksanakan tugas dengan semestinya. Namun, kata dia lagi, BPBD mengakui masih ada kekurangan terhadap fasilitas pemadam kebakaran (damkar). “Dari tiga mobil damkar yang ada, hanya satu damkar yang berfungsi secara maksimal. Oleh karena itu kami berharap adanya perbaikan dan pengalokasian anggaran untuk pengadaan fasilitas pendukung damkar,” tukasnya. (Manalu)

Facebook Comments