Beranda Bandar Lampung

Soal Surat Edaran Minta Sumbangan THR, Pengamat Minta Pemkot Lakukan Klarifikasi

50
Foto: Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –┬áPengamat menilai Pemerintah Kota melalui Walikota Bandar Lampung Herman HN harus melakukan penelusuran terhadap surat edaran meminta sumbangan Tunjangan Hari Raya (THR) yang diduga dikeluarkan oleh Kecamatan Kedamaian. Penelusuran tersebut sangat diperlukan agar semuanya menjadi jelas di mata publik.

“Kita minta agar persoalan itu dituntaskan dengan memanggil mereka-mereka yang diduga berkaitan atas surat edaran tersebut,” kata Pengamat Hukum Yusdianto, Kamis (23/5/2019) saat dimintai tanggapannya.

Yusdianto menambahkan, jika kemudian ada hal yang tidak sesuai dengan aturan haruslah diberlakukan sanksi.

“Harus ada sanksi jika memang itu menyalahi aturan. Karena semua ada aturannya,” ucap Yusdianto.

Auran yang dimaksud Yusdianto adalah perihal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menerbitkan surat edaran (SE) untuk jajaran pemerintah daerah (pemda) terkait larangan gratifikasi, terutama terkait perayaan Idul Fitri atau Lebaran.

SE ini merupakan tindak lanjut surat Ketua KPK No. B/3956/GTF.00.02/01-13/05/2019 tanggal 8 Mei 2019 tentang Imbauan Pencegahan Gratifikasi Terkait Hari Raya Keagamaan.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga memperingatkan agar jajaran pemda tidak mengajukan permintaan dana, sumbangan, dan atau hadiah sebagai THR atau dengan sebutan lain.

Dalam hal ini baik secara individu maupun mengatasnamakan institusi daerah pada masyarakat, perusahaan, dan atau PNS. (Kardo)

Facebook Comments