Beranda Bandar Lampung

4 Parpol Lampung Ajukan Gugatan ke MK 

144
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Mahkamah Konstitusi. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Sedikitnya 4 partai politik dari Lampung  menyampaikan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil rekapitulasi pemungutan suara pemilu 2019 di provinsi Lampung. Keempat partai itu adalah PKS, Gerindra, Berkarya, dan Demokrat.
Diantaranya partai PKS dengan Akta Pengajuan Permohonan Pemohon (APPP) Nomor 24-08-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019 dengan pemohon atas nama Zainudin Paru, kemudian Partai Gerindra juga mendaftarkan gugatan dengan APPP nomor 70-02-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019 dengan kuasa yang diberikan kepada pemohon atas nama Alex Candra.
Selanjutnya partai Berkarya, laporan dari Partai Berkarya dengan pemohon Martha Dinata dengan APPP Nomor 239-07-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019 dan gugatan lainnya oleh pemohon Nimran Abdurahman dengan APPP nomor 294-07-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019. Dan Partai Demokrat atas nama pemohon Ardy Mbalembout dengan nomor APPP 252-14-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019.
Hal ini dibenarkan partai Demokrat yang disampaikan oleh direktur eksekutif DPD partai Demokrat Lampung Toni Mahasan. Dirinya mengungkapkan, sesuai dengan surat dari DPP Partai Demokrat, yang menyatakan bahwa setiap caleg yang ingin bersengketa dalam Pemilu 2019 dipersilahkan mengajukan langsung melalui DPP Partai Demokrat.
”Kalau DPD tidak ada kewenangan untuk berkoordinasi dengan itu. Semua kami serahkan ke caleg masing-masing dan berkoordinasi langsung dengan DPP,” ungkapnya saat dihubungi via telepon, Minggu (26/5).
Toni mengatakan sampai sore ini pihaknya sudah konfirmasi belum ada laporan gugatan dari DPP yang akan bersengketa dari Lampung. ”Sepertinya ada, hanya saja DPP belum memberitahu secara resmi. Kalau untuk partai sudah menerima dan hasilnya tidak ada masalah,” ujarnya.
Hal serupa juga dibenarkan terkait gugatan Partai Gerindra. Ketua DPC Partai Gerindra Tanggamus Mukhlis Basri mengatakan, partainya memang mengajukan gugatan ke MK karena merasa suara partai hilang.
”Iya kami mengajukan ke MK. Iya karena kami merasa ada suara partai kami yang hilang. Makanya itu kami ajukan ke MK, karena yang jelas ini sangat merugikan partai,” tandasnya. (Sule)

Facebook Comments