Harga Ikan Teri di Pulau Pasaran Bandarlampung Turun
Kupastuntas.co, Bandarlampung - Sejumlah perajin ikan teri asin di Pulau Pasaran Kota Bandarlampung mengatakan harga ikan teri asin semua jenis yang diproduksi di daerah itu mengalami penurunan.
"Sudah tiga hari ini, harga ikan teri asin turun semua," kata Tabrizi salah satu perajin ikan teri asin Pulau Pasaran di Bandarlampung, Minggu (26/05).
Ia menyebutkan harga ikan teri asin ekspor yang biasanya mencapai harga tertinggi Rp120.000 per kg turun menjadi - Rp85.000 per kg, ikan teri asin lokal dari Rp85.000 per kg turun menjadi Rp75.000 per kg.
Kemudian harga ikan teri buntio dari Rp75.000 per kg menjadi Rp60.000 per kg dan harga ikan teri asin jengki dari Rp55.000 per kg menjadi Rp40.000 per kg.
Menurut Tab sapaan akrabnya salah satu faktor yang menyebabkan turunnya harga ikan teri asin adalah stok barang yang sedang melimpah dari para nelayan.
"Barang sedang banyak namun permintaannya tidak meningkat malah cenderung turun," katanya.
Selain itu, tambah dia, susahnya barang keluar dalam tiga hari, baik itu tingkat lokal, nasional maupun ekspor menjadi penyebab juga turunya harga ikan di sana.
Sementara itu perajin di Pulau Pasaran lainnya Ny Saimen mengungkapkan hal serupa, yakni semenjak kejadian 22 Mei 2019 di Jakarta Ikan teri asin susah keluar dan harganya mulai turun.
"Sedikit banyak berpengaruh terhadap penjualan ikan teri asin di sini," kata dia.
Ia memprediksi bahwa harga dan permintaan ikan teri asin akan kembali tinggi setelah Hari Raya Idul Fitri atau Junj 2019. (Ant/Sigit)
Berita Lainnya
-
Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Gelar Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pembelajaran Matematika di SMAN 15 Bandar Lampung
Selasa, 03 Februari 2026 -
Hasil Verifikasi Disdikbud: SMA Siger 1 dan 2 Bandar Lampung Belum Layak Dapat Izin Operasional
Selasa, 03 Februari 2026 -
Sayur Hidroponik Lapas Kelas I Bandar Lampung Tembus Pasar Dapur MBG, Suplai 20 Kg Tiap Minggu
Selasa, 03 Februari 2026 -
Kuota Pupuk Subsidi Lampung 2026 Capai 710 Ribu Ton, DPRD Fokus Awasi Harga dan Distribusi
Selasa, 03 Februari 2026









