Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Pemkab Tanggamus : Stok Bahan Pokok Jelang Lebaran Aman

27
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Tampak salah satu pasar tradisional di Tanggamus ramai oleh pembeli jelang lebaran. Foto : Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus memastikan stok kebutuhan bahan pokok mencukupi untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran 2019.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Tanggamus,  FB Karjiyono mengatakan ketersediaan bahan pangan di Bumi Begawi Jejama seperti beras, minyak goreng, telur, dan daging masih aman. Bahkan, untuk beras stok berlimpah, karena sebagian petani diwilayah ini memasuki masa panen.

“Stok kebutuhan pokok selama Ramadhan dan menghadapi lebaran Idul Fitri tahun ini,  aman, cukup. Bahkan beras kita lebih dari cukup, karena sebagian petani di Tanggamus, sudah mulai panen,” kata Karjiyono saat monitoring dan sidak ke Pasar Talangpadang, Jumat (24/5/2019).

Dari hasil monitoring dan sidak juga diketahui jika harga kebutuhan pokok terutama di Pasar Talangpadang terbilang normal, dan tidak ada pergerakan naiknya harga, hal ini karena didukung ketersediaan stok yang cukup hingga beberapa bulan kedepan.

Kendati demikian untuk harga bawang putih belum normal karena para pedagang masih menjual stok lama. “Untuk harga bawang putih masih cukup tinggi, yaitu Rp70 ribu per kilogram. Tapi konsumsinya terbatas, dan stoknya cukup,” kata dia.

Sementara pantauan Kupastuntas.co, Minggu (26/5/2019), atau sembilan hari menjelang lebaran Idul Fitri 1440 Hijrah, sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tanggamus, seperti Pasar Talangpadang, Pasar Gisting, dan Pasar Kotaagung, terpantau mulai ramai dipenuhi pengunjung.

Hal itu terlihat dari warga berbagai kalangan, ibu-ibu, remaja putri, dan anak-anak terlihat berdatangan untuk membeli pakaian baru yang akan digunakan pada hari raya nanti. Hampir di setiap sudut pasar dipenuhi oleh warga.

Lokasi parkir di sisi bahu jalan juga terpantau padat oleh kendaraan pengunjung. Transaksi jual beli menjelang lebaran memang selalu meningkat dari hari biasanya.

“Alhamdulillah, sejak Ramadan memang sudah ada peningkatan penjualan,” kata Juhri, salah seorang penjual pakaian di Pasar Talangpadang.

Dilain pihak, sejumlah warga yang dominan kaum ibu juga terpantau memenuhi area pasar yang menjual bumbu, sayur, daging sapi dan ayam, serta kebutuhan pokok lainnya.

Di Pasar Gisting, ibu-ibu ramai memenuhi lapak penjual bumbu dapur, dan penjual sembako seperti beras, mentega, minyak goreng, terigu, dan sebagainya.

Mereka mengaku mendahului belanja kebutuhan untuk hari lebaran guna menghindari harga yang biasanya semakin meninggi mendekati Idul Fitri pada setiap tahunnya.

“Kalau satu atau dua hari jelang lebaran, biasanya naik harga-harganya. Saya menyiapkan dari jauh-jauh hari,” kata Zahra, salah seorang pembeli di Pasar Gisting

Zahra mengaku dia juga membeli sayuran dan daging untuk disimpan hingga setelah lebaran karena pasar-pasar tradisional tutup setelah hari raya Idul Fitri.

Suasana ramai juga terpantau di pasar Kotaagung. Tini, salah seorang pedagang bumbu di Pasar Kotaagung mengaku, sejak memasuki dua minggu jelang lebaran, banyak pembeli datang ke pasar.

“Rata-rata membeli kebutuhan bumbu dapur persiapan lebaran, terus bahan-bahan kue, sembako juga. Alhamdulillah dalam sehari bisa laku Rp1 juta bahkan lebih,” kata dia. (Sayuti)

Facebook Comments