Beranda Politik

Sejumlah Parpol di Lampung Ajukan Gugatan ke MK

311
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/pemilu2019.jpg
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Sedikitnya empat partai politik (Parpol) di Lampung telah menyampaikan gugatannya ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil rekapitulasi pemungutan suara hasil pemilu 2019 di Provinsi Lampung.

Keempat parpol tersebut, yakni Partai PKS dengan Akta Pengajuan Permohonan Pemohon (APPP) No.24-08-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019 dengan pemohon atas nama Zainudin Paru.

Kemudian Partai Gerindra dengan APPP No.70-02-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019 dengan kuasa yang diberikan kepada pemohon atas nama Alex Candra.

Selanjutnya Partai Berkarya dengan pemohon Martha Dinata dengan APPP No.239-07-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019 dan gugatan lainnya oleh pemohon Nimran Abdurahman dengan APPP nomor 294-07-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019.

Serta Partai Demokrat atas nama pemohon Ardy Mbalembout dengan nomor APPP 252-14-09/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019.

Pengajuan gugatan ini dibenarkan oleh salah satu parpol yakni Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Lampung, Toni Mahasan.

Toni mengungkapkan, sesuai dengan surat dari DPP Partai Demokrat, yang menyatakan bahwa setiap caleg yang ingin bersengketa dalam Pemilu 2019 dipersilahkan mengajukan langsung melalui DPP Partai Demokrat.

”Kalau DPD tidak ada kewenangan untuk berkoordinasi dengan itu. Semua kami serahkan ke caleg masing-masing dan berkoordinasi langsung dengan DPP,” kata dia saat dihubungi melalui teleponnya, Minggu (26/5/2019).

Toni mengatakan, sampai sore ini (kemarin) pihaknya sudah mengkonfirmasi belum ada laporan gugatan dari DPP yang akan bersengketa dari Lampung. ”Sepertinya ada, hanya saja DPP belum memberitahu secara resmi. Kalau untuk partai sudah menerima dan hasilnya tidak ada masalah,” ujarnya.

Hal serupa juga dibenarkan oleh Ketua DPC Partai Gerindra Tanggamus, Mukhlis Basri. Ia mengatakan, partainya memang mengajukan gugatan ke MK karena merasa suara partai hilang.

”Iya, kami mengajukan ke MK, karena kami merasa ada suara partai kami yang hilang. Makanya itu kami ajukan ke MK, karena yang jelas ini sangat merugikan partai,” kata dia. (Sule)

Facebook Comments