Beranda Bandar Lampung

BI Batasi Penukaran Uang Rp4,4 Juta per Orang

54
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung masih membuka layanan penukaran uang Rupiah jelang Lebaran. Pada Senin (27/5/2019), BI Lampung membuka penukaran uang di Lapangan Korpri Bandar Lampung. Selanjutnya pada Selasa (28/5/2019) di Pelabuhan Bakauheni dan Rabu (29/5/2019) di Bandara Radin Inten II.

BI menargetkan dapat melayani hingga 1.500 orang dalam setiap pelayanan penukaran uang, dengan batas maksimum penukaran Rp4.400.000 per orang. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan mengatakan, pihaknya menyiapkan pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000 dan Rp2000. Namun di luar itu masyarakat bisa menukar sesuai dengan jenis pecahan yang diinginkan tanpa melebihi nilai maksimum yang telah ditetapkan.

“Seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, maka kebutuhan uang juga ikut meningkat. Namun Bank Indonesia menjamin ketersediaan dan kecukupan uang kartal untuk masyarakat,” kata Budiharto di Lapangan Korpri.

Menurutnya, BI Lampung terus memperluas titik penukaran uang di titik keramaian dengan menggandeng sejumlah perbankan. Kemudian mengintensifikasi kerja sama dengan penyediaan jasa transportasi dan meminta perbankan untuk mengoptimalkan pengolahan uang, serta menjaga ketersediaan uang di ATM.

“Bank Indonesia siap untuk melayani kebutuhan masyarakat dan menyiapkan strategi pemenuhan uang Rupiah melalui kebijakan distribusi uang dan layanan kas yang prima. Strategi tersebut dapat dilihat dari dua aspek yaitu strategi internal dan strategi eksternal,” kata dia.

Dari sisi internal, BI berkomitmen untuk mengoptimalkan pengolahan uang di seluruh satker kas, menjaga ketersediaan kas secara nasional dan melakukan distribusi uang serta layanan kas di seluruh wilayah, mengoptimalkan peran kas titipan dan kas keliling dalam melakukan distribusi uang, dan memperkuat komunikasi yang efektif terkait kesiapan BI dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri.

Sedangkan dari sisi eksternal, BI memperluas titik penukaran melalui kerjasama perbankan di titik keramaian, mengintensifkan kerjasama dengan penyedia jasa transportasi, menghimbau perbankan/PJPUR untuk mengoptimalkan pengolahan uang dan menjaga ketersediaan ATM dengan kualitas yang baik dan layak edar.

Adapun, sejumlah perbankan yang ikut berpartisipasi dalam penukaran uang rupiah antara lain BI, Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, Bank Danamon, Bank Permata, BTN, Maybank Indonesia, dan Bank Syariah Mandiri.

“Bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang pecahan, kami imbau agar melakukan penukaran di Bank Indonesia dan perbankan daerah yang dapat dilakukan tanpa dipungut biaya. Ini juga untuk mencegah risiko uang palsu dan tetap terjaganya kualitas uang yang diterima,” tandasnya. (Tampan)

 

Facebook Comments