• Sabtu, 07 Desember 2019

Jelang Lebaran 2019, Penumpang Bus Diprediksi Meningkat 20 Persen dan KA 10 Persen

Rabu, 29 Mei 2019 - 07.52 WIB - 0

Penulis

Kupastuntas

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pada arus mudik dan balik lebaran tahun ini, moda transportasi darat seperti bus dan kereta api (KA) diprediksi bakal banyak dipilih pemudik. Sedangkan penumpang pesawat terbang diperkirakan akan jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Memasuki H-8 lebaran, jumlah penumpang yang terpantau di Terminal Rajabasa, Stasiun Kereta Api (KA) Divre IV Tanjung Karang dan Bandara Radin Inten II Branti, masih dalam kondisi normal.

Seperti di Terminal Rajabasa, bus yang beroperasi masih mengangkut dan menurunkan penumpang sama seperti hari-hari biasa. Kepala Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, Denny Wijdan mengatakan peningkatan volume pemudik di terminal diprediksi akan mulai terjadi pada 31 Mei hingga 2 Juni 2019, dengan puncak arus mudik pada tanggal 1-2 Juni 2019.

"Tetapi sudah kelihatan ada kedatangan pemudik dari Pulau Jawa di Terminal Rajabasa pada malam hari, tapi belum signifikan," ujar Denny saat ditemui di Terminal Rajabasa, Selasa (28/5/2019).

Denny menjelaskan, diperkirakan pemudik yang transit di Terminal Rajabasa pada arus mudik tahun ini akan ada peningkatan yang signifikan dibandingkan pada tahun sebelumnya. Ia memprediksi akan ada peningkatan penumpang mencapai 20 persen.

"Masyarakat bisa memanfaatkan gedung terminal untuk beristirahat, melepas lelah selama perjalanan. Kebanyakan pemudik memang hanya beristirahat di lantai bawah," ungkapnya.

Kondisi sama terjadi di Stasiun KA Divre IV Tanjung Karang, dimana belum terlihat kepadatan penumpang baik pada keberangkatan maupun kedatangan.

Manager Humas Divre IV Tanjung Karang, Sapto Hartoyo mengungkapkan, jumlah tiket KA untuk masa mudik pada KA Rajabasa sudah ludes terjual. Begitu juga pada KA Sriwijaya kelas eksekutif. Sedangkan untuk kelas ekonomi tiket KA sudah terjual 70 persen.

Sapto menjelaskan, untuk angkutan lebaran tahun ini disiagakan empat unit lokomotif dan 40 unit kereta untuk 10 perjalanan KA reguler dengan kapasitas angkut sebanyak 4.274 penumpang/hari.

“Sehingga volume penumpang selama 22 hari masa angkutan lebaran 2019, diprediksi akan ada sebanyak 86.388 penumpang. Meningkat sebesar 10 persen atau 7.775 penumpang dibanding masa angkutan lebaran 2018 sebanyak 76.613 penumpang,” terangnya.

Ia memprediksi, puncak arus mudik akan terjadi pada 31 Mei 2019 (H-5). Sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada tanggal 9 Juni 2019 (H+3).

Di bagian lain, Humas Bandara Radin Inten II, Wahyu Aria Sakti mengatakan hingga saat ini jumlah penumpang penerbangan belum ada peningkatan. Bahkan, ia memprediksi jumlah penumpang pesawat pada lebaran tahun ini justru akan turun.

"Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya masih banyakan tahun sebelumnya. Karena flight (penerbangan) banyak yang di cancel seperti maskapai Sriwijaya, Garuda, Lion Air," ujar Wahyu. (Erik)

 

  • Editor : Mita Wijayanti