Beranda Daerah Lampung Pesawaran

Korwil Hiswana Migas Pesawaran : Gas Subsidi Hanya Untuk Masyarakat Tidak Mampu

132
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ahmad Junaidi. Foto: Reza/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kabupaten Pesawaran minta kepada masyarakat yang perekonomiannya dianggap mampu untuk tidak menggunakan gas LPG bersubsidi. Hal ini diungkapkan oleh Ahmad Junaidi selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Hiswana Migas Kabupaten Pesawaran saat ditemui Kupas Tuntas, Sabtu (8/6/2019). “Saya meminta kepada masyarakat yang tingkat ekonominya sudah cukup baik, agar tidak menggunakan gas LPG 3 Kilogram yang disubsidi oleh Pemerintah,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu akan mempengaruhi pasokan gas LPG bersubsidi di Kabupaten Pesawaran. “Gas LPG 3 Kilogram ini memang disubsidi untuk kelompok rumah tangga yang kurang mampu, tapi terkadang masih ada saja masyarakat yang belum sadar akan hal itu, tentunya hal ini mempengaruhi stok gas LPG bersubsidi yang ada,” ujarnya.

Ia pun mencontohkan pada saat sebelum dan sesudah lebaran dimana pada saat itu kebutuhan terhadap gas LPG cukup tinggi. “Memang kalau pada saat lebaran semua masyarakat akan membutuhkan gas LPG untuk memasak, tapi saat ini kan Pertamina sudah mengeluarkan gas LPG non subsidi 5,5 Kilogram yang bisa digunakan masyarakat dengan perekonomian yang cukup baik,” ucapnya.

“Oleh sebab itu, sebetulnya tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, karena pihak Pertamina sendiri sudah menambah pasokan gas bersubsidi menghadapi lebaran kemarin, namun kesadaran ekonomi menengah ke atas yang masih menggunakan gas bersubsidi, sehingga berpengaruh pada stok gas bersubsidi kita,” timpalnya.

Apalagi, kata dia, Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah mengeluarkan edaran terkait penggunaan gas LPG bersubsidi. “Pemerintah Daerah (Kabupaten Pesawaran) juga saat ini telah mengeluarkan edaran mengenai penggunaan gas LPG bersubsidi, disitu dengan jelas bahwa kelompok rumah tangga mampu, perhotelan, rumah makan/restoran, bengkel las dan kandang ayam dilarang menggunakan gas bersubsidi,” katanya.

Kendati demikian, ia pun menerangkan bahwa, saat ini pihaknya tengah berupaya untuk memenuhi stok Elpiji 3 Kilogram di Kabupaten Pesawaran. “Untuk menutupi kebutuhan dapur masyarakat, saat ini kami sudah minta 6 agen gas elpiji untuk mulai beroperasi secara normal, agar kebutuhan elpiji di Kabupaten Pesawaran dapat terpenuhi,” terangnya.

Ditambahkannya, kondisi arus balik lebaran juga menjadi salah satu kendala pendistribusian gas Elpiji di Kabupaten Pesawaran. “Kalaupun masih ada daerah yang belum tersalurkan gas Elpiji, saya minta untuk harap maklum, sebab, kondisi jalan di Kabupaten Pesawaran menghadapi arus balik cukup padat, sehingga kami juga perlu mengatur jadwal keberangkatan mobil pengangkut gas Elpiji agar tidak terjebak macet, tapi yang jelas kami akan pastikan pendistribusiannya terus berjalan,” tutupnya. (Reza)

Facebook Comments