Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Polres Tuba Diminta Paparkan Hasil Pengusutan Pencemaran Lingkungan Sekitar PT SUN Tubaba

97
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/WhatsApp-Image-2018-09-23-at-17.55.03.jpeg
Tumpukan yang diduga limbah B3 PT SUN Tubaba yang tersembunyi. Sabtu (22/9/2018). Foto : Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat –Hingga saat ini Polres Tulangbawang belum juga memberikan keterangan terkait kejelasan perkara pencemaran lingkungan baik sumur warga maupun sungai di sekitar PT Surya Utama Nabati (SUN) di Tiyuh Indraloka Jaya Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Semula, pencemaran lingkungan yang diduga akibat limbah PT SUN Tubaba dilaporkan ke Polres Tulangbawang pada 24 Mei 2018 oleh Rudi Setiawan (23) warga sekitar perusahaan yang sumur miliknya sudah lebih dari 2 tahun tercemar berwarna hitam seperti limbah. Artinya, kasus tersebut sudah lebih dari satu tahun lamanya di meja Polres Tulangbawang.

Pada saat itu, polisi dari Polres Tulangbawang tampak sangat serius melakukan pengusutan kasus tersebut sampai keluarnya hasil uji laboratorium atas sampel air sumur warga yang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi. Semenjak dari situlah Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Zainul Fachry terkesan bungkam dan enggan mengomentari saat dimintai keterangan terkait perkembangan kasus ini.

Jangankan wartawan ataupun masyarakat, dari berbagai elemen juga terus memantau perkembangan kasus pencemaran lingkungan disekitar PT SUN Tubaba lantaran Polres Tulangbawang belum pernah mengungkap kasus pencemaran lingkungan seperti ini. Dari Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Lampung sering mempertanyakan kasus ini lewat media massa.

Kemudian, Komisioner Polisi Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia Dede Farhan Aulawi pernah memberikan peringatan kepada Aparat Kepolisian Polres Tulangbawang agar serius dengan kasus ini, dari Mapolda Lampung pun begitu.

“Kita akan berkoordinasi dengan Kompolnas RI agar bisa memberikan teguran kepada Mabes Polri terkait kinerja Polres Tulangbawang,” kata Hamdani, SH Ketua DPD Barisan Muda Indonesia (Basmi) Lampung, Minggu (9/6/2019).

Hamdani mengatakan, langkah yang mereka ambil tersebut lantaran melihat situasi persoalan pencemaran lingkungan di Kabupaten Tubaba yang nyaris tak terkendali.

“Sebenarnya ketegasan dari Pemkab Tubaba dan juga penegak hukum dalam hal ini Polres Tulangbawang, hanya itu yang seharusnya memperbaiki kerusakan lingkungan di wilayah Tubaba ini,” kata dia saat mudik ke Kabupaten Tubaba.

Ditanya soal legalitas perusahaan PT SUN Tubaba, Hamdani juga mengungkapkan ada yang ganjil dengan dikeluarkannya izin oleh Pemerintah Daerah. “Ada yang tidak sesuai dengan ketentuan, tapi nanti juga kita koordinasikan dengan DPP Basmi dan juga secepatnya dengan Kompolnas RI,” tukasnya.

Selain itu, Hamdani meminta agar Polres Tulangbawang transparan terkait perkara limbah PT SUN Tubaba itu. “Ya, pencemaran lingkungan itu disebabkan oleh limbah PT SUN ataupun bukan, polisi harus menyampaikannya ke publik. Sehingga, tidak ada prasangka dari masyarakat atau publik yang tidak baik, kalau memang benar itu pencemaran oleh limbah SUN sampaikan ke masyarakat luas begitu juga sebaliknya,” tegasnya. (Irawan/Lucky)

Facebook Comments