Beranda Daerah Lampung Pringsewu

Bocah 9 Tahun Warga Pagelaran Pringsewu Ditemukan Tewas Tenggelam di Way Sekampung

120
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Korban sesaat setelah dievakuasi Basarnas bersama warga. Foto : Manalu/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu – Faisal Setiawansah (9), warga Sinar Banten Pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Way Sekampung, Pekon Lugusari, Rabu (12/6/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto mengatakan, sekitar pukul 12.00 WIB, korban bersama tiga orang temannya Dani (9), Akbar (9), Hasanul (10) keluar dari rumah untuk bermain di lokasi kejadian. “Sesampainya di sungai korban langsung buka baju dan terjun ke sungai untuk mandi,” kata AKP Syafri Lubis di RSUD Pringsewu, Rabu malam.

Namun saat itu, imbuh Lubis, ketiga teman korban masih berada di darat.

“Tiba tiba korban terbawa arus air sungai dan karena tidak bisa berenang sehingga korban langsung hilang. Melihat situasi tersebut ketiga teman korban berusaha menolong dengan kayu, namun tidak berhasil. Karena ketakutan mereka bergegas pulang. Baru sore harinya sekitar Pukul 18.30 WIB menceritakan kejadian itu kepada orang tua korban,” ungkapnya.

Jenazah korban dimasukkan ke mobil basarnas untuk diantarkan ke rumah duka dari RSUD Pringsewu, Rabu malam. Foto : Manalu/Kupastuntas.co

Menurut Lubis, setelah mendapat laporan, petugas bersama TNI, BPBD, Basarnas dan masyarakat langsung melakukan pencarian dan sekitar pukul 21.43 WIB korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa tidak jauh dari lokasi tempat semula tenggelam.

“Jenazah korban langsung kita bawa ke RSUD untuk pemeriksaan medis, dan ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan sehingga disimpulkan korban meninggal akibat tenggelam,” jelasnya.

Sementara menurut keterangan Mat Reva paman korban, sebelum kejadian, korban pergi naik sepeda untuk bermain ke lokasi kejadian yang jaraknya sekitar 2 Km dari rumah korban. Akan tetapi hingga sore hari korban tidak kunjung pulang. (Manalu)

 

Facebook Comments