Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Dilaporkan Hilang Selama 3 Hari, Pria 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Sungai

56
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kakek Astoro setelah dievakuasi ke rumahnya. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Seorang kakek bernama Astoro (65), warga Pekon Pajajaran, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus, yang telah tiga hari dinyatakan hilang, akhirnya berhasil ditemukan oleh dua bocah berumur 5 tahun, di pinggir sungai.

Korban yang diketahui hilang sejak Sabtu (08/06/2019) malam itu, ditemukan oleh Resti (5) dan Rido (5), di kebun pinggir sungai (Way) Lunik Pekon Maja,  Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus, Selasa (11/06/2019) sekitar pukul 09.00 pagi.

Pada saat ditemukan kakek paruh baya tersebut dalam kondisi dehidrasi, lemas dan mengalami luka lecet dibeberapa bagian tubuhnya.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban (kakek Astoro) ditemukan sekitar dua kilometer dari rumahnya, oleh warga dalam posisi duduk di pinggir sungai Way Lunik Pekon Maja, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus,” kata Kapolsek Kotaagung, AKP Muji Harjono mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Rabu (12/06/2019).

Muji Harjono memastikan, Astoro saat ini dalam kondisi baik dan sudah dapat berbicara. Dan kakek tersebut mengalami luka lecet akibat terjatuh dari tebing 30 meter di sekitar sungai Way Lunik Pekon Maja.

“Berdasarkan keterangan korban dan saksi-saksi korban terjatuh ke tebing sungai sehingga korban merayap ke pinggir sungai,” jelasnya.

Kesempatan itu AKP Muji Harjono berpesan kepada masyrakat agar lebih memperhatikan keluarga yang membutuhkan pengawasan khusus seperti orang tua maupun anak-anak.

Sebab, berdasarkan informasi keluarga hilangnya Astoro ketika yang bersangkutan hendak buang air besar (BAB) di sungai pada malam hari dengan kondisi gelap.

“Ya sekiranya untuk pencegahan manula maupuan anak-anak bermain dikali, buatlah MCK di rumah sehingga keluarga dapat terawasi,” himbaunya.

Terpisah, Raman salah satu menantu kakek Astoro, menceritakan, sebelum dinyatakan hilang, Astoro pada Sabtu malam (08/06/2019) sekitar Pukul 19.30 WIB masih terlihat masih mengobrol di rumah tetangganya.

Kemudian ia berpamitan dan pulang ke rumah.  Namun sekitar Pukul 21.30 WIB, ada tetangganya yang melihat dia keluar rumah, pakai sarung, ke arah kali Way Maja. Pihak keluarga langsung melaporkan hilangnya Astoro ke aparatur pekon, juga ke aparat kepolisian.

“Waktu hilang sudah di cari ke kali nggak ada. Kemudian kami dibantu warga cari sampai ke gunung, tapi nggak ada juga. Maka saya lapor ke aparat pekon dan Polsek,” kata Raman.

Raman merasa sangat bahagia ketika pagi tadi, Hendri memberikan kabar baik telah menemukan orang tuanya dalam keadaan sehat walaupun ada luka lecet di tubuhnya akibat terjatuh di tebing.

“Pagi tadi sekitar pukul 9, Hendri datang tergesa-gesa memberikan kabar baik itu dan bersama warga kami langsung membawa orang tua kami ke rumah. Untuk kondisi saat ini cukup baik dan bapak sudah bisa bicara,” kata Raman. (Sayuti)

Facebook Comments