Beranda Bandar Lampung

Ditinggal Shalat Magrib, Motor Raib Digondol Maling di Sekitar Kampus UTB

86
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Motor korban Feri yang hilang. Foto : Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Kali ini menimpa korban Feri Daya Pratama (23). Motor jenis Honda Beat warna merah Nopol BE 2744 ABN miliknya raib saat parkir di depan kios fotocopy di lingkungan Universitas Tulang Bawang, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Rabu (12/6) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kepada Kupastuntas.co, Feri menceritakan kronologis kejadian. Feri yang bekerja sebagai pegawai fotocopy, bersama adiknya baru saja selesai menerima orderan dan memarkirkan motornya di depan kios fotocopy untuk bergegas menunaikan shalat magrib.

“Saya parkir di depan (Kios Fotocopy), dan shalat magrib. Pas selesai shalat, saya lihat motor kok sudah nggak ada,” kata Feri saat dihubungi, Rabu (12/6) malam.

Sang adik, kata Feri, sempat mendengar alarm motor berbunyi satu kali. Namun, adiknya mengira kalau motor tersebut dibawa Feri sehingga sang adik tidak curiga. “Padahal sudah kunci stang, ke arah kanan, pake alarm,” jelasnya.

Baca Juga : Waspada, Bandar Lampung Darurat Curanmor!

Atas kejadian itu, Feri pun kemudian membuat laporan kehilangan ke Mapolsek Tanjungkarang Timur. Ia berharap aparat kepolisian dapat menangkap pelaku yang sudah meresahkan masyarakat itu.

Sehari sebelumnya juga pada Selasa (11/6), dua unit sepeda motor milik warga hilang. Yulhadir (49) warga Jalan Sadewo, Kampung Sawah, kehilangan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam Nopol BE 2623 AAQ saat parkir di salah satu pusat pijat refleksi yang tak jauh dari rumahnya pada Selasa (11/6) sekitar pukul 19.30 WIB.

Yulhidar menjelaskan, awalnya ia sedang bertamu ke rumah rekannya, Sutiyo, untuk membahas soal utang piutang. “Saya ketemu kawan relasi buat ngobrol aja, saya parkir di depan (rumah teman korban),” ujarnya, Rabu (12/6) siang.

Usai mengobrol sekitar 30 menit, Yulhadir hendak pulang ke rumahnya, namun betapa terkejutnya ia karena melihat sepeda motornya sudah tidak ada diparkiran. “Warga juga enggak ada yang lihat, CCTV juga enggak ada,” jelasnya.

Atas peristiwa itu, Yulhadir telah melaporkannya ke Mapolsek Tanjungkarang Timur. Ia berharap sepeda motornya dapat kembali dan pelakunya segera tertangkap.

Sementara itu, dihari yang sama Selasa (11/6), tindak pidana curanmor menimpa Rezky Mertaega, salah seorang jurnalis Tribun Lampung. Motor Honda Beat warna biru putih miliknya bernomor polisi BE 6765 IU, hilang saat parkir di kantor tempatnya bekerja pada Selasa (11/6) siang. (Oscar)

Facebook Comments