Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Tak Kunjung Usai, 2000 Massa Tuba dan Tubaba Siap Blokir Jalan Tol Trans Sumatera Pekan Depan

3093
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Tulang Bawang Barat –¬†Akibat adanya aktivitas pembangunan proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang sampai saat ini masih dalam proses pengerjaan menyebabkan kerusakan pada beberapa jalan umum yang ada di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dan Tulang Bawang (Tuba).

Kerusakan badan jalan yang diakibatkan oleh aktivitas pengerjaan proyek JTTS ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung tersebut mengakibatkan terganggunya kenyamanan bagi masyarakat di sekitar pengerjaan tersebut. Dengan adanya hal itu masyarakat dari 4 (empat) Tiyuh/Desa yakni Tiyuh Lebuh Dalem Kabupaten Tuba, Tiyuh Lesung Bakti Jaya, Tiyuh Gilang Tunggal Makarta, Tiyuh Bujung Dewa Kabupaten Tubaba akan melakukan aksi damai.

Rencananya aksi damai yang dilakukan oleh 4 tiyuh tersebut akan dilaksanakan pada Selasa 18 Juni 2019 pekan depan yang akan dilakukan di wilayah KLB 2 CSDW BACKING PLAN 53 Dan BACKING PLAN 55.

Massa aksi damai ini diperkirakan ada sekitar 2000 masyarakat yang akan ikut aksi damai tersebut.

Dalam aksinya masyarakat 4 tiyuh tersebut akan menyampaikan beberapa tuntutan terhadap pihak PT Waskita Karya atau pihak perusahaan agar dapat memperbaiki akses jalan yang telah dirusak akibat kendaraan proyek yang melintas.

“Akan ada 4 tiyuh yang melakukan aksi damai pada Selasa besok, kita cuman meminta kepada pihak perusahaan supaya memperbaiki jalan kami yang rusak akibat kendaraan proyek yang melintas,” ucap Firdan salah seorang perwakilan warga sekitar.

Menurut dia, jalan yang rusak parah itu merupakan jalan lingkungan beserta drainase. Tentu saja kendaraan besar milik proyek tersebut melebihi ketentuan PU dan Dinas Perhubungan.

“Kami cuma berharap agar tuntutan kami bisa dipenuhi oleh pihak perusahaan. Ada 4 item tuntutan kami, setiap jalan yang rusak akibat aktivitas tersebut agar dapat dirijid beton, gorong-gorong yang rusak akibat aktivitas tersebut agar diganti baru, jembatan-jembatan yang rusak akibat aktivitas tersebut diganti, talut yang rusak akibat aktivitas tersebut di ganti”, tuturnya.

Sementara, sambung Firdan, saat ini perwakilan masyarakat ke 4 tiyuh tersebut sudah mengirimkan surat  ke Mapolres Tulang Bawang terhadap aksi damai yang akan mereka lakukan pada Selasa (18/06/2019) besok.

“Kalau kata Kasat SPK Polres Tulang Bawang tadi ya dari polres mencoba untuk memfasilitasi terlebih dahulu dengan perusahaan. Kalaupun ada kejelasan dari perusahaan untuk bertanggung jawab penuh atas tuntutan kami, kami juga siap menerima apa yang menjadi kesepakatan,”tukasnya. (Irawan/Lucky)

Facebook Comments