Beranda Bandar Lampung

Soal Kabar OTT di Lampung, Ini Jawaban KPK

3391
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –┬áKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal informasi yang menyebar terkait adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lampung.

“Belum ada info itu,” jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (12/6/2019).

Menurut Febri Diansyah, KPK baru saja melakukan pendalaman terhadap perkara korupsi yang terjadi di Kabupaten Lampung Tengah. Ada empat orang tersangka yang diperiksa KPK.

Diantaranya, memeriksa Budi Winarto ; Bunyana ; Raden Zugiri ; Mustafa.

“Hari ini KPK memeriksa keempatnya dalam tindak pidana korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kabupaten Lampung Tengah pada Tahun Anggaran 2018,” kata Febri.

Status Budi Winarto adalah kontraktor. Sementara, Bunyana dan Raden Zugiri berstatus sebagai anggota DPRD Lampung Tengah. Serta Mustafa, mantan Bupati Lampung Tengah.

KPK juga menyatakan telah menahan Budi Winarto. Keempatnya diperiksa untuk mendalami dan mengklarifikasi tentang dugaan proses pemberian uang kepada Mustafa selaku Bupati Lampung Tengah pada saat itu.

“Untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan tersangka Budi Winarto selaku pemilik perusahaan PT Sorento Nusantara,” terang Febri. Tersangka Budi Winarto ditahan selama 20 hari terhitung sejak 12 Juni 2019 sampai 1 Juli 2019.

“Budi Winarto ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur,” tambah Febri.

Diberitakan sebelumnya, beredar kabar yang menyebutkan KPK melakukan OTT di Lampung.

Bunyi informasi itu beredar melalui pesan Whatsapp, Rabu (12/6/2019). Disebutkan, bahwa KPK melakukan OTT terhadap dua orang pejabat. Pejabat yang dimaksud dalam informasi itu sekelas Kepala Daerah atau Ketua DPRD. Dalam informasi itu, tidak dirinci siapa identitas orang serta spesifik daerah yang disasar KPK.

“Ada 2 orang pejabat Lampung hari ini ditangkap KPK. Kita belum tau siapa. Kabarnya kepala daerah atau ketua DPRD,” demikian bunyi pesan berantai yang tersebar. (Ricardo)

Facebook Comments