Beranda Bandar Lampung

Gubernur Baru, Presiden Joko Widodo Minta Lampung Back Up Ibu Kota

852
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Presiden Joko bersama wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada pelantikan gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim. Foto: Instagram @Jokowi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Presiden Jokowi meminta Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mampu membawa Lampung menjadi pilot project dalam pengembangan sektor pertanian. Apalagi, sebagian kebutuhan pangan Ibu Kota dipasok dari Provinsi Lampung.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Nunik) sebagai Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/06/2019) pukul 10.00 WIB.

Pelantikan Arinal-Nunik dilakukan berdasarkan Keppres Nomor: 49/P Tahun 2019 tentang pengesahan dan pengangkatan gubernur dan wakil gubernur Lampung masa jabatan 2019-2024.

Prosesi pelantikan diawali dengan penyerahan petikan surat keputusan presiden oleh Presiden Jokowi kepada Arinal-Nunik. Penyerahan surat keputusan dilaksanakan di Ruang Kredensial, Istana Merdeka.

Setelah itu, Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Arinal-Nunik berjalan bersama-sama dari Istana Merdeka menuju ke Istana Negara. Sejumlah pasukan kirab lengkap dengan alat musik mengiringi perjalanan rombongan.

Setibanya di Istana Negara, prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat Keputusan Presiden Nomor 49/P tahun 2019.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Presiden Jokowi. Selanjutnya, Arinal-Nunik menandatangani berita acara pelantikan.

Sebagai acara penutup, Presiden Jokowi serta seluruh tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada Arinal dan Nunik yang baru saja resmi menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur Lampung.

Sejumlah pejabat ikut menghadiri pelantikan di antaranya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN sekaligus Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta, Menpora Imam Nahrawi, Menaker Hanif Dhakiri dan Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil.

Usai pelantikan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan Persiden Jokowi berpesan agar dirinya mampu menunjukkan bahwa Lampung bisa menjadi pilot project dalam pengembangan sektor pertanian. Apalagi, kebutuhan pangan Ibu Kota hampir sebagiannya dipasok dari Provinsi Lampung.

“Beliau memesankan, back up Ibu Kota, jangan sampai kebutuhan-kebutuhannya menjadi sulit. Karena 40 persen kebutuhan DKI itu dari Lampung,” ujar Arinal.

Arinal menambahkan, pihaknya bertekad membawa Provinsi Lampung kedepan bisa berjaya sebagaimana jargon kampanyenya “Rakyat Lampung Berjaya”.

“Ya saya ingin Lampung itu berjaya pada masa yang akan datang, karena Lampung mempunyai potensi yang banyak, karena Lampung itu di antara pulau Sumatra dan Pulau Jawa, yang didepannya ada Ibu Kota (Jakarta), pusat ekonomi,” ungkapnya.

Arinal menyebutkan, Lampung punya komoditi nasional, rata-rata 10 besar nasional dan bahkan dunia. Tetapi, lanjut Arinal, ekonomi kerakyatannya atau masyarakat masih dalam posisi belum sesuai dengan yang diharapkan dengan potensi, sehingga memerlukan tata kelola yang lebih baik lagi.

“Artinya sektor pertanian harus dikelola dalam artian luas. Jadi pangan, perkebunan, kelautan, peternakan, dan kehutanan harus baik, lebih baik dan berfungsi,” ujarnya.

Ia menyatakan, akan mengembangkan infrastruktur yang menunjang pengembangan ekonomi. Karena, bagaimanapun sekarang sudah ada jalan tol terpanjang di Indonesia, yang diharapkan tol itu juga bisa memberikan kontribusi terhadap ekonomi yang ada di pedesaan/kecamatan. “Tanpa harus berbasa-basi jalan provinsi harus ditingkatkan, jalan kabupaten harus ditingkatkan,” tegasnya.

Menurut dia, Lampung kaya dengan potensi alam, termasuk wisata alamnya luar biasa. Namun, lanjut dia, irinya akan menunjukkan jika Lampung bisa menjadi pilot project di dalam mengembangkan sektor pertanian.

Permasalahan infrastruktur, kata mantan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung itu, akan menjadi salah satu prioritas kedepan dengan menggunakan APBD. Sebab kata dia, APBD itu adalah stimulan.

“Oleh karena itu infrastruktur, pariwisata, kemudian pendidikan, kesehatan ke depan itu harus bangkit bersama-sama, sehingga ini bisa dirasakan oleh rakyat,” tukasnya.

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap dalam kepemimpinan Gubernur Arinal bersama Wakilnya dapat membawa Lampung lebih baik. “Semoga dapat membawa Lampung menjadi lebih baik dan mampu menjaga panji amanah masyarakat Lampung,” ujar Tjahjo. (Erik)

Facebook Comments