Beranda Bandar Lampung

Jaksa KPK Siap Buktikan Perbuatan Adik Bupati Mesuji Taufik Hidayat

43
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bupati Mesuji nonaktif Khamami dan Taufik Hidayat (adik Khamami0 menjalani sidang perdana dalam perkara suap fee proyek di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Senin (27/05/2019). Foto: Kardo/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakin bahwa surat dakwaan terhadap Taufik Hidayat sudah sesuai dengan aturan yang ada.

Sehingga surat keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh kuasa hukum Taufik Hidayat dinilai jaksa tidak dapat dibenarkan.

Jaksa KPK Wawan Yunarwanto menilai, ada dua hal yang menjadi keberatan dari kuasa hukum Taufik Hidayat, diantaranya ; keberatan atas dakwaan yang menyebutkan bahwa Taufik Hidayat memiliki keterkaitan dengan penerimaan uang kepada Khamami senilai Rp850 juta dari Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Mesuji Tasuri ; lalu penerapan pasal 55 KUHP terhadap Taufik Hidayat.

“Intinya mereka keberatan karena dua hal. Pertama tidak ikut terkait Rp850 juta. Dan status Taufik menurut kuasa hukum adalah saksi. Tidak terlibat dan keberatan pada penerapan pasal 55,” ujar Wawan Yunarwanto di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (13/6).

Atas keberatan tersebut, jaksa beranggapan bahwa semuanya akan terbukti dengan catatan persidangan harus digelar terlebih dahulu.

“Untuk menilai itu semua, maka harus dibuktikan dulu dengan melangsungkan persidangan,” terang Wawan Yunarwanto.

Dia menjelaskan pemahaman terhadap penerapan pasal 55 KUHP yang diterapkan kepada Taufik Hidayat. Kata Wawan, makna dari pasal 55 KUHP tidak selalu harus diartikan sebagai tindakan kejahatan yang secara utuh dilakukan.

“Kalau pasal 55 itu nggak mesti ikut secara keseluruhan. Sebagian saja dia mengetahui, dia sudah masuk kategori pasal 55,” ujarnya.

Konteks protes kuasa hukum terhadap pasal 55 KUHP dianggap jaksa telah melampaui pengajuan keberatan terhadap dakwaan KPK.

“Kalau mau dibantah soal pasal 55 itu, harus dibuktikan dulu di persidangan. Kita minta hakim untuk melihat bahwa dakwaan itu sah, tidak ada cacat. Dari situ nanti kita buktikan sama,” ungkapnya.

Pada akhirnya, jaksa akan tetap mengikuti apa yang menjadi keputusan dari majelis hakim. Jaksa siap membuat dakwaan baru kepada Taufik Hidayat apabila majelis berpendapat kalau keberatan kuasa hukum adalah benar.

“Nanti hakim akan memberikan keputusan. Keputusannya hari Senin depan. Kalau dakwaan kita tidak diterima, akan kita buat lagi dakwaannya,” tandasnya.

Kuasa hukum Taufik Hidayat, Masyhuri Abdullah berpendapat kalau kliennya tidak seharusnya didakwakan mengetahui penerimaan uang senilai Rp850 juta.

“Kita serahkan sepenuhnya ke hakim. Kami tetap pada prinsip pertama. Kami tolak soal keterlibatan klien kami dalam peristiwa Rp850 juta dari Tasuri. Harusnya didakwakan yang mengenai penerimaan Rp1,580 miliar,” imbuhnya. (Ricardo)

Facebook Comments