Harga Kopi Dibawah Basis Nasional, Disbunnak Lambar Imbau Petani Tingkatkan Mutu
Minggu, 16 Juni 2019 - 15.31 WIB
637
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Menyikapi rendahnya harga jual kopi di Kabupetan Lampung Barat (Lambar), Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) setempat mengimbau masyarakat khususnya petani kopi agar meningkatkan mutu biji kopi.
Sebab jika mengacu pada harga basis nasional di Provinsi Lampung, harga biji kopi berkisar 21.700/kg , sedangkan harga yang diterima petani kini hanya berkisar 18.500/kg atau mengalami penurunan sekitar 20 persen dari harga pasaran.
"Harga jual kopi di Lambar memang masih terbilang rendah atau mengalami penurunan sekitar 20 persen dari harga basis nasional. Itu disebabkan karena masih rendahnya mutu biji kopi yang dihasilkan petani," ungkap Kabid Perkebunan pada Disbunnak setempat, Sumarlin ketika dikonfirmasi Kupastuntas.co.
Sumarlin mengimbau agar para petani dapat meningkatkan kualitas hasil biji kopi, sebab di sejumlah wilayah pihaknya telah memberikan edukasi kepada petani tentang tata cara agar dapat mengetahui kualitas biji kopi. Bahkan menurutnya tidak sedikit pula saat ini petani sudah mampu mengetahui kualitas biji kopi dan sebagian mengakui bahwa mutunya memang masih rendah.
"Ada beberapa faktor yang membuat mutu biji kopi itu dikatakan rendah seperti saat proses panen yang asalan sehingga tercampur biji kopi hijau muda, akibatnya saat kering mudah pecah, menghitam bahkan kisut. Sehingga pihak eksportir pun tidak mau," kata dia.
Selain itu pihaknya juga menyarankan agar petani membudayakan petik merah dan tidak menjemur di tanah, karena itu standar awal untuk dapat mutu kopi yang baik. Harus kita sadari lanjut Sumarlin, bahwa untuk memperbaiki harga biji kopi, harus diawali dengan komitmen petani untuk menjaga kualitasnya.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pekon (desa) di Kecamatan Batu Brak, harga biji kopi robusta di tingkat petani tahun 2018 lalu mencapai 22.500/Kg, sedangkan saat ini mengalami penurunan hingga Rp18.500/Kg. (Iwan)
Berita Lainnya
-
Pemkab Lambar Genjot Gerakan Zakat, PM-Berkah dan UPZ Diperkuat untuk Kesejahteraan Umat
Kamis, 23 April 2026 -
Musda Digelar 27 April, Tomi Ardi Jadi Figur Pertama Daftar Calon Ketua Golkar Lambar
Kamis, 23 April 2026 -
Viral Kasus MBG Lambar, SPPG Sumber Jaya Kena Teguran BGN, Pasar Liwa Terancam SP2
Kamis, 23 April 2026 -
Dinilai Tak Sesuai Prosedur, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Rekayasa dan Kriminalisasi Kasus Narkotika di PN Liwa
Kamis, 23 April 2026








