• Rabu, 11 Desember 2019

Suplai Air Bersih Tak Lancar, Warga Kirim Surat Terbuka untuk Plt Bupati Lamsel

Minggu, 16 Juni 2019 - 15.41 WIB - 0

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Minimnya mendapatkan pasokan air bersih dari pihak PDAM Kabupaten Lampung Selatan, masyarakat Kalianda yang menjadi pelanggan membuat surat terbuka untuk Plt Bupati Nanang Ermanto di media jejaring sosial Facebook.

Akun Facebook dengan nama @Alfin Anima Ghaza Mahardani itu menuliskan keluh kesahnya di mana dirinya sudah tidak mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM Tirtayasa Lampung Selatan. Sejak 4 hari lebih ia tidak mengisi tampungan di rumahnya yang berada di Perumahan Kalianda Permai Blok A Nomor 7 Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda.

"-Inikah bentuk pelayanan PDAM Kalianda-

Kepada Yth,

Bupati Lampung Selatan

Kepada bapak Bupati Yang Terhormat kami ingin menyampaikan keluh kesah kami. Kami ini konsumen PDAM Kalianda dan kami bayar mahal tiap bulan untuk mendapatkan air bersih akan tetapi sampah hari ini sudah 4 hari lebih air di bak penampungan kami tidak terisi. Dan keadaan seperti ini sudah sering terulang bahkan hampir tiap bulan," tulis Alfin dalam laman Facebook-nya, sekitar pukul 19.30 WIB, Jum'at (14/06/2019).

Ia pun menuliskan, bila warga acap kali sempat menyampaikan pihak terkait soal kondisi tersebut, namun hal hanya sebatas masukan tanpa solusi.

"Kami sempat menghubungi pihak PDAM akan tetapi tidak pernah ada solusi yang baik malah bahasa mereka ketus dan tidak mencerminkan pelayanan prima. Sudah berkali-kali kami mengeluh tetapi tidak ada tindak lanjut yang serius dari manajemen," tulisnya lagi dalam surat terbuka itu.

Surat terbuka untuk bupati itu dinilainya jalan satu-satunya untuk mengadu, karena tiap kali mereka berharap mendapatkan air bersih, namun itu menjadi harapan hampa.

"Bapak Bupati kami ini rakyat bapak, harus bagaimana lagi kami mengadu pak, untuk mendapatkan air yang bersih saja kami kesusahan. tiap bulan kami dikenakan kewajiban membayar akan tetapi kami tidak mendapatkan air. Setiap kami menghubungi pihak PDAM mereka selalu berdalih dan saling lempar tanggung jawab," masih dalam tulisan itu.

"Kami hanya ingin kebutuhan air bersih kami bisa terpenuhi tidak lebih permohonan kami pak. Jika dengan cara ini tidak ada perubahan pelayanan maka dengan cara apa lagi kami mengeluh," lanjut Alfin.

"Dari salah satu wargamu yang tidak dapat air.

Alfin Mahardani Perum Kalianda Permai Blok A9 No7 Way Urang Kalianda Lampung Selatan," tutupnya.

Surat terbuka dari warga tersebut rupanya mendapat respon positif dari masyarakat Kalianda terkait buruknya kinerja PDAM Kalianda.

Akun dengan nama @ernawati pun menulikan keluhannya. "Setiap bulan harus ngeluarin uang 120.000...tpi heranny masih ada yg byr 50.000/bln...itu ngitungny gmn?????" tulisnya.

Sementara itu Direktur PDAM Lampung Selatan M Taufik saat dikonfirmasi atas surat terbuka untuk bupati atas persoalan suplai air bersih tersebut hanya menjawab akan menindaklanjuti persoalan yang ada.

"Siap, segera ditindaklanjuti," tukas mantan anggota DPRD Lampung Selatan itu melalui chat di Whatsapp. (Dirsah/Edu)

 

  • Editor : Mita Wijayanti