Beranda Daerah Lampung Way Kanan

Tiga Hari Duduki Lahan PT BMM, Masyarakat Gunung Sangkaran Way Kanan Akhirnya Bubarkan Diri

454
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Suasana ketika warga Gunung Sangkaran memportal jalan masuk ke PT. BMM (kejadian beberapa waktu yang lalu). Foto : Indro/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan Polres meminta masyarakat Kampung Gunung Sangkaran yang sudah tiga hari ini menduduki lahan mereka di PT bumi madu mandiri (BMM) untuk pulang kerumah masing-masing, sebab Pemkab dan Kapolres telah menjadwalkan waktu pertemuan antara Direktur PT BMM, Pemkab Way Kanan dan perwakilan warga yaitu Eeng Cs, Kamis (20/06/2019).

Eeng selaku korlap aksi menjelaskan, pada Kamis dini hari mendapat kordinasi dari sekda dan kasat intel polres Way Kanan, bahwa telah di jadwalkan pertemuan antara warga dan pihak perusahaan Senin (24/6) mendatang.

“Dan mereka (masyarakat) menjelaskan, apabila saat pertemuan mereka kembali menelan pil pahit (tuntutan warga tidak dipenuhi) maka masyarakat di pastikan akan kembali pasang portal, atau menduduki area perusahaan kembali,” kata Eeng.

Demi menghormati pemkab Way Kanan dan Kepolisian, maka sejak Kamis pagi tadi ratusan massa yang di jadwalkan akan bermalam kembali di PT BMM akhirnya membubarkan diri.

Suasana mediasi PT BMM dan masyarakat Gunung Sangkaran oleh pemda Way Kanan. Foto : Sandi/Kupastuntas.co

Baca Juga : Negosiasi dengan Perusahaan Buntu, Masyarakat Gunung Sangkaran Way Kanan Ancam Duduki Lahan PT BMM

Baca Juga : Usai Lebaran, Masyarakat Gunung Sangkaran Way Kanan Akan Duduki Lahan..

Terpisah Sekdakab Way Kanan Saipul membenarkan bahwa ia sudah berkoordinasi dengan Kepala Kampung Gunung Sangkaran dan Eeng perwakilan masa untuk meminta masa di pulangkan sembari menunggu pertemuan antara pemkab dengan Direktur PT BMM Gunarwan.

“Saya atas nama Pemkab Way Kanan meminta agar pihak PT BMM tidak lagi merasa benar sendiri, melainkan mau mengakomodir apa yang menjadi tuntutan dari Eeng cs, sehingga permasalahan dapat diselesaikan dengan kondusif,”terangnya.

Sementara Kasat intel Polres Way Kanan juga membenarkan, “Kami kepolisian juga akan pandu pertemuan itu, dan kami juga berharap pertemuan beberapa hari mendatang perusahan tidak memberikan jalan buntu hingga aksi pemortalan dapat dihentikan oleh Eeng CS. Dikarena bila masih menemui jalan buntu dikhawartirkan masyarakat akan kembali melakukan pemortalan,”tutupnya. (Sandi)

Facebook Comments