Rumah Penerima PKH di Pesibar Akan Dilabel Pemkab
Kupastuntas, Pesisir Barat - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) akan menerapkan pemasangan label pada rumah-rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), Senin (24/06/2019).
Dikatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat, Marzuki melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Ahmadi, anggaran untuk kegiatan tersebut telah dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD).
"Sudah ada rencana menyablon atau melabel rumah-rumah warga penerima PKH. Akan diajukan di APBD perubahan tahun 2019. Sudah dibahas di TPAD anggaran kegiatan itu sekitar Rp135juta", ujarnya.
Dilanjutkannya, pemkab mendukung hal tersebut, karena dengan pemasangan label ataupun pemberian stiker dengan cara disablon pada rumah rumah warga penerima PKH semua pihak dapat melihat. Ini juga dapat mendukung Basis Data Terpadu (BDT).
"Realisasi kegiatan kami perkirakan pada bulan Oktober-November 2019. Diharapkan juga dengan pelabelan itu timbul kesadaran para keluarga yang telah mampu secara ekonomi , timbul kesadaran rasa malu secara sukarela mengundurkan diri dari KPM PKH", pungkasnya.
Sementara itu, koordinator PKH Kabupaten Pesisir Barat, Dendi, mengatakan ada 9.204 KPM PKH di kabupaten itu yang rumahnya akan di pasang stiker atau cat label.
"Namun sesuai dengan surat edaran Kementrian Sosial kepada dinas/instansi sosial provinsi dan kabupaten/kota, pencantuman atau penggunaan kata Keluarga Miskin akan dirubah menjadi keluarga pra-sejahtera", jelas Dendi.
Selanjutnya, dalam pelaksanaan pemasangan stiker cat label itu juga nantinya, akan melibatkan peratin (kepala desa), babinkantibmas, dan para pihak terkait.
"Tidak dipungkiri ada kemungkinan beberapa KPM PKH di kabupaten setempat, sebenarnya secara ekonomi kondisinya telah bagus dan tidak layak lagi menerima bantuan untuk keluarga miskin tersebut. Namun beberapa faktor memang menjadi hambatan untuk secara sporadis mengganti dengan keluarga yang memang layak menerima bantuan itu", ungkapnya.
Ditandaskannya, setiap tiga bulan sekali pihaknya melakukan evaluasi KPM PKH, yang hasilnya tahun 2019, ini telah terjadi pengurangan jumlah KPM PKH di Pesisir Barat.
"Hasil evaluasi itu terus berkurang KPM PKM di Pesisir Barat, pada bulan Januari 2019 lalu ada 9.469 KPM PKH dan bulan Juli 2019 turun menjadi 9.204. Paling banyak warga penerima PKH , ada di wilayah Kecamatan Bangkunat dengan jumlah sekitar 2 ribu lebih KPM PKH", pungkasnya. (Nova)
Berita Lainnya
-
Satu Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Kakak Beradik di Pesisir Barat Belum Juga Dilimpahkan ke Pengadilan
Kamis, 07 Mei 2026 -
Kabur Bawa Uang Sewa Alat Berat, Operator Excavator Asal Pesibar Ditangkap di Bekasi
Kamis, 30 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Sosialisasikan Call Center 110 di Pesisir Barat
Selasa, 28 April 2026 -
Reses di Pesisir Barat, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Judol serta Pinjol
Selasa, 28 April 2026








