Jadi Korban Kekerasan Seksual, Siswi SMA Melahirkan Saat Jam Belajar
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Kasus kekerasan seksual dengan korban rata-rata anak pelajar yang masih duduk di bangku SMA semakin tinggi. Seperti yang dialami oleh bunga (bukan nama sebenarnya) siswi SMA di Kecamatan Sekampung, Lampung Timur, korban kekerasan seksual yang akhirnya melahirkan di jam belajar mengajar berlangsung. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala UPTD P2TP2A Provinsi Lampung, Amsir saat berkunjung ke Mapolres Lampung Timur, Senin (24/06/2019) sore.
Diceritakan Amsir, peristiwa memilukan itu terjadi sebelum hari raya Idul Fitri. Namun pihak kepolisian khususnya Mapolres Lampung Timur belum mengetahui informasi memilukan tersebut sebelum peristiwa yang menimpa seorang pelajar SMAN (siswi) warga Kecamatan Sekampung ini dilaporkan.
"Pelajar dimaksud melahirkan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung namun pihak sekolahan langsung membawanya ke bidan terdekat," kata Amsir.
Bahkan lanjut Amsir, pelaku dan korban telah melakukan perdamaian yang disaksikan oleh kepala desa. Namun kasus yang dilakukan oleh seorang pria berinisial K (32) warga Desa Mekar Mukti, Kecamatan Sekampung yang melakukan hubungan badan terhadap korban tetap akan di proses secara hukum. "Meskipun sudah ada surat perdamaian tetap akan diproses hukum, karena korbannya masih di bawah umur," terang Amsir.
Amirpun mengatakan akan terus mengawal proses hukum terkait kasus ini. "Kami akan kawal terus sampai Polisi menangkap pelaku berinisial K yang diduga telah menghamili anak di bawah umur. (Gus/Kupastuntas.co)
Tonton Juga :
https://youtu.be/7jsP2D83IakBerita Lainnya
-
Warga Kecewa, Balai TNWK Dinilai Tak Serius Tangani Konflik Gajah Liar
Selasa, 13 Januari 2026 -
Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Demo di Balai TNWK
Selasa, 13 Januari 2026 -
Massa Aksi Kepung Balai TNWK, Tuntut Penyelesaian Konflik Gajah-Manusia
Selasa, 13 Januari 2026 -
Jelang Aksi di Way Kambas, Polisi Minta Personel Utamakan Pendekatan Humanis
Selasa, 13 Januari 2026









